Nepal van Java menjadi sajian utama di etape kedua Tour de Borobudur (TdB) 2021, Minggu (7/11). Berbeda dengan hari pertama kemarin, kali ini banyak pembalap yang berpartisipasi. Jumlahnya sekitar 100 peserta.

Mereka start dari selasar Candi Borobudur. Menempuh jarak 35 kilometer menuju Nepal Van Java. Meski pendek, namun para peserta harus mendaki hingga elevasi 1.600 meter, dengan rata-rata gradien 18 persen.

Odie Purnomo Setiawan menjadi yang tercepat di kategori men elite. Juara nasional Individual Time Trial (ITT) ini mencatatkan waktu terbaik, 1 jam 5 menit 24 detik. Posisi kedua menjadi rider asal Surabaya, Muhammad Abdurrohman. Sedangkan posisi ketiga dihuni Sandi Nur Hasan.

"Jalurnya luar biasa. Tanjakannya sudah ekstrem di awal. Namun saya berusaha fokus. Saya senang bisa menjadi yang pertama," kata Odie selepas lomba.

Selain nomor men elite, etape kedua TdB 2021 ini juga menggelar lomba di tiga kategori lainnya, yakni Women 41 up (non-athlete;ex athlete), Men U-41 (non-athlete non ex athlete), serta Men 41 up (non-athlete non ex athlete).

Rian Setiawan (Trol) finis pertama di kategori Men U-41. Ia mencatat waktu 1 jam 16 menit 8 detik. M. Nur Alif (JMC) di posisi kedua. Sementara tempat ketiga dihuni Hadi (Hooray). Juwanto (Samba) menjadi jawara di kelas Men 41 up. Ia mencatat waktu 1 jam 24 menit 56 detik. Candra Dauna utama (RS Team) dan Gunawan Indro Prasetyo (Happy Monday) finis kedua dan ketiga.

Sementara kategori Women 41 up dimenangkan Selvi Soegianto (RRCC) dengan 1 jam 45 menit 23 detik. Anne Haryanto dan Maria Dea (JMC) menghuni posisi dua dan ketiga.

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo juga ikut menjajal tanjakan Nepal van Java. Ia dibikin ngos-ngosan di tanjakan ini. "Sensasinya luar biasa. Jalurnya bagus. Tinggal dibenahi sedikit. Cocok untuk sepeda dan trail run," ungkap Ganjar. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 63

Foto: Rahmad Hidayat/Samba

Populer

Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Kuat Berkat Indoor Training
Ada Campagnolo Super Record 12-Speed EPS di Tour Down Under
Sepeda Eddy Merckx "Hidup" Lagi
Tetap Bergunung-Gunung di Vuelta a Espana 2019
Fernando Alonso Kecelakaan Saat Gowes di Swiss