Pandemi Covid-19 membuat sejumlah agenda olahraga di Banyuwangi harus ditunda atau dibatalkan. Beberapa di antaranya bahkan berstandar internasional. Banyuwangi akan menghidupkannya kembali pada tahun depan. Kemasannya dibuat beda. Lebih memanjakan komunitas sepeda.

Banyuwangi memang surga bagi pesepeda. Kota di ujung timur Pulau Jawa ini sangat cocok sebagai destinasi gowes. Rutenya komplet. Bagi yang doyan nanjak, coba taklukkan rute favorit menuju Paltuding, Gunung Ijen. Untuk pengguna sepeda gunung (MTB), Banyuwangi juga memiliki trek downhill di Gantasan. Rute datarnya juga tak kalah menarik. Cyclist bisa gowes berburu sunrise di Pantai Boom.

Selain kota yang nyaman untuk cyclist, Banyuwangi juga pernah menggelar event bersepeda level nasional maupun internasional. Ada ITdBI yang telah berlangsung sejak 2012 hingga 2019. Edisi 2020 dan 2021 urung digelar karena pandemi Covid-19. Nasib Banyuwangi International BMX pun sama. Tidak digelar selama dua tahun terakhir.

"Praktis tidak ada event olahraga di Banyuwangi, khususnya bersepeda, sepanjang 2020 hingga pertengahan tahun ini," kata Zen Kostolani, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banyuwangi.

Geliat olahraga di Banyuwangi berdetak kembali pada penghujung 2021. Diawali dengan event Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2021 di Gantasan. Sekitar 200 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hadir di venue yang terletak di kaki Gung Ijen tersebut. Protokol kesehatan ketat diterapkan karena acara ini berlangsung di tengah pandemi.

Komunitas Brompton Owners Group Indonesia (BOGI) gowes di Banyuwangi pada awal 2020

Kini, Dispora Banyuwangi mulai merancang event-event olahraga, khususnya bersepeda, yang memungkinkan digelar pada tahun depan. Prioritasnya tetap sport tourism. Bedanya, Banyuwangi akan memperbanyak event yang memanjakan komunitas sepeda.

"Arahnya ke event yang melibatkan komunitas di Indonesia. Sebab, dampaknya sangat besar. Tingkat kunjungan ke Banyuwangi meningkat. Homestay di Banyuwangi selalu terisi penuh oleh cyclist," ungkap Zen.

Banyuwangi akan memilah lagi event mana saja yang dapat dimasukkan dalam kalender Banyuwangi Festival tahun depan. Kalender itu akan diumumkan akhir tahun ini atau awal 2022. "Intinya, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi tetap konsisten meningkatkan kunjungan di semua sektor, termasuk olahraga," terangnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 62

Foto: Humas Pemkab Banyuwangi

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?