Wuih, Lightweight Bikin Wheelset "Gravel"

| Penulis : 

Reputasi Lightweight sebagai produsen wheelset sepeda tidak perlu diragukan lagi. Kalau pengin tampilan paling top of the line, dengan bobot dan performa di barisan tertinggi, merek buatan Jerman ini selalu jadi tujuan. Yang penting Anda tidak memikirkan harga.

Sekarang, LW kembali bikin penggemar sepeda geleng-geleng kepala. Mereka merilis Pfadfinder Evo, sebuah wheelset yang diklaim untuk arena gravel. Khas LW, rujinya karbon dan di-bonded langsung ke rim. Hanya 20 ruji di depan maupun belakang.

Tinggi profilnya 36 mm, tergolong ideal untuk kebutuhan gravel. Cukup aero tanpa terlalu tinggi yang bisa mempengaruhi efek angin dari samping dan gangguan/benturan bebatuan
off road. Mekanisme internal hub pun memakai sistem Star Ratchet dari DT Swiss, dijamin tangguh.

Yang dipertanyakan oleh para pengamat adalah lebar rim, tempat ban dipasangkan. Normalnya, wheelset gravel lebar internal rim-nya di atas 20 mm, bahkan mendekati 25 mm. Dengan demikian, ban-ban di atas 40 mm (hingga 50 mm) bisa terpasang dengan baik, meminimalisasi bocor/sobek.

Lightweight Pfadfinder Evo ini lebar internalnya hanya 18.2 mm. Tergolong "kuno" untuk gravel. Bahkan, untuk road biasa dengan ban 25 mm pun bisa dibilang ketinggalan. Lightweight mengklaim produk ini bisa dipasangi ban hingga 40 mm. Banyak maniak gravel akan bilang itu "memaksa" untuk rim selebar hanya 18.2 mm.

Beratnya pun ternyata tidak spektakuler. "Hanya" 1.430 gram. Masih banyak wheelset gravel hebat yang bobotnya di bawah itu.

Jadi, masih belum jelas apa tujuan utama LW Pfadfinder ini. Mungkin, untuk mengejar gengsi, pakai sepeda gravel dan nongkrong di kafe di tengah kota? (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 56

Foto: Lightweight

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda