Rohan Dennis Merapat ke Jumbo-Visma

| Penulis : 

Rohan Dennis baru saja menyepakati kontrak berdurasi dua musim bersama Jumbo-Visma. Dennis adalah rider yang diidam-idamkan oleh Merijn Zeeman, Directeur Sportif tim asal Belanda itu. Ia diproyeksikan untuk membela tim ini di Grand Tour dan sejumlah ajang lainnya.

Dennis memutuskan pindah ke tim asal Belanda tersebut setelah mengabdi selama dua musim bersama Ineos Grenadiers. "Saya menantikan tantangan baru. Saya senang bisa bergabung dengan salah satu tim terkemuka di peloton," kata Dennis dalam keterangan resminya.

Dennis akan satu tim dengan dua pembalap peraih medali di nomor individual time trial putra (ITT) di cabang olahraga balap sepeda di Olimpiade Tokyo. Primoz Roglic yang membela Slovenia, meraih emas. Kemudian Tom Dumoulin (Belanda) merebut perak. Sedangkan Dennis mendapatkan perunggu.

Dennis mengaku sudah tidak sabar untuk berkolaborasi dengan Roglic, Dumoulin, serta Wout van Aert. Ia dan Dumoulin adalah rekan satu tim di Rabobank Continental Team pada musim 2011 lalu. Berkendara bersama ketiga pembalap top itu adalah peluang emas yang tidak dapat ditolak olehnya.

"Terus berkontribusi untuk kemenangan tim di Grand Tour, serta mengambil peluang di balapan adalah tujuan utama saya. Ini adalah babak baru. Tetapi juga kembali ke ke tahun-tahun awal karier saya saat terlibat di tim Rabobank pada 2011," sebut Dennis.

Directeur Sportif Jumbo-Visma, Merijn Zeeman sangat senang dengan kedatangan Dennis. Sebab Dennis adalah pembalap yang sudah diidamkan sejak lama. "Tidak banyak pembalap di peloton yang memiliki kualitas sepertinya," pujinya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 54

Foto: Getty Images

Populer

Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek Domane SLR Baru Bisa Pakai Ban 38 Mm
Paris-Roubaix 2025, Ring Pertarungan Termegah Pogi Vs Van der Poel
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Sepeda Eddy Merckx "Hidup" Lagi
Kuat Berkat Indoor Training