Sagan Dipastikan Turun di Kejuaraan Eropa

| Penulis : 

Peter Sagan (Bora-Hansgrohe) akan berkiprah di Kejuaraan Eropa Road di Italia pada 12 September. Ia dua kali berpartisipasi di ajang itu. Dalam debutnya pada 2016, Sagan berhasil menjadi pemenang.

Sagan telah absen dari kompetisi sejak memutuskan tidak start di Etape 12 Tour de France 2021 awal Juli lalu. Sebelumnya, juara dunia tiga kali tersebut mengalami kecelakaan di etape 3. Ia mencium aspal seusai disenggol Caleb Ewan (Lotto Soudal).

Insiden itu membuatnya mengalami cedera lutut. Sagan dilaporkan menjalani operasi karena lukanya terinfeksi dan meradang. Tak hanya harus angkat kaki dari Tour de France 2021, cedera itu membuatnya batal tampil di Olimpiade Tokyo.

"Proses pemulihan saya berada di jalur yang benar. Saya berlatih secara intensif untuk kembali ke level terbaik," ucap pembalap 31 tahun itu.

Ajang tersebut akan berlangsung di sirkuit sepanjang 179,2 kilometer di Trento. Dimulai dengan putaran pembukaan sepanjang 73 kilometer di Valle dei Laghi. Kemudian, delapan putaran di sirkuit sepanjang 13,2 km. Mencakup pendakian Povo sepanjang 3,6 km dan kemiringan rata-rata 4,7  persen. Secara teori, rute itu cocok untuk Sagan.

"Dalam perlombaan seperti Kejuaraan Eropa Road, ada begitu banyak faktor yang dapat memengaruhi hasil lomba. Hampir semuanya berada di luar kendali kami," kata Sagan. "Hanya itu yang membuat mustahil untuk benar-benar meramalkan bagaimana itu akan terjadi. Satu-satunya hal yang saya yakini adalah saya akan memberikan segalanya. Saya akan berupaya untuk mendapatkan hasil terbaik yang saya bisa," tegasnya.

Sebelum 2016, Kejuaraan Eropa Road mempertandingkan nomor men elite. Sagan adalah pemenang edisi perdana. "Tanpa diragukan lagi, Kejuaraan Eropa Road telah mengalami pertumbuhan yang mengesankan sejak 2016. Untuk edisi tahun ini, saya yakin itu akan memiliki level teratas. Sirkuit yang menjamin balapan akan menarik," ungkapnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 53

Foto: Bettini

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Serius, Bottle Cage Ini Beratnya di Bawah 5 Gram
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Cerita "Pulang Kampung" ke Bromo KOM Setelah 11 Tahun, Kawindra Kini Fokus Ngebel KOM
Factor Rilis Generasi Baru Sepeda O2
Bawa Misi Kemanusiaan, Spartan Indonesia Goes To Paris-Brest-Paris 2023
Adidas Velosamba: Sepatu Gowes yang Kasual Banget