Team Gowes Pagi Manokwari (TGPM) mempunyai cara sendiri dalam memeringati Hari Kemerdekaan Indonesia. Mereka gowes sejauh 176 kilometer, Minggu (15/8). Jarak tersebut diambil sesuai usia kemerdekaan Indonesia yang menginjak 76 tahun pada tahun ini. Dilanjut gowes gowes 45 kilometer pada Selasa (17/8) kemarin.

"Acara kami berjalan lancar. Meski selama perjalanan ada hujan, tetapi secara keseluruhan tidak sampai mengganggu perjalanan anggota selama di jalan," bilang salah satu pentolan TGPM, Agoeng Soediro.

Gowes kemerdekaan sejauh 176 kilometer itu diikuti 14 cyclist. Dua diantaranya ikut bergabung saat mereka gowes di jalan. Sementara untuk gowes 45 kilometer diikuti sebanyak 22 member.
Agoeng menceritakan, perjalanan mereka dimulai pukul 06.30 WIT dan selesai pukul 14.30 WIT. Mereka menempuh rute dari Manokwari menuju sarana pemukiman transmigrasi, melewati daerah tanjakan Tanamera. Ada tiga kali pit stop selama kegiatan tersebut.

"Acara ini sudah kami rencanakan selama seminggu. Sebelum berangkat hingga mencapai Tanamera, cuaca masih cerah. Kemudian kami diguyur hujan selama kurang lebih enam jam, hingga finis. Kadang deras, kadang gerimis, ada yang tidak terlalu deras," ujar cyclist asal Jogjakarta itu.

Hujan deras tidak menguras semangat anggota TGPM untuk menyelesaikan rute 176 kilometer. Bagi mereka, hujan membawa sedikit berkah. Apalagi, menurut Agoeng, rutenya menarik dan komplet. Ada tanjakan yang cukup curam, serta medan flat yang sangat panjang.

"Jika kami melewatinya dalam kondisi panas, malah sangat membosankan. Hujan membuat suasana lebih segar dan udara lebih dingin," ucapnya.
Gowes jarak jauh ini sekaligus menjadi tantangan bagi anggota yang belum terbiasa gowes di rute di atas 100 kilometer. Oleh sebab itu, TGPM memberlakukan target waktu. Mereka tidak banyak berhenti selain di pit stop. "Kami belajar dari event-event besar, lalu menerapkannya ke komunitas kami," bilangnya.

Selama pandemi ini kegiatan TGPM memang terbatas. Untuk ajang berikutnya, mereka masih belum berencana terlalu jauh. TGPM akan melihat situasi setelah Agustus.

"Untuk mengisi kegiatan di luar gowes, ada bakti sosial di panti asuhan. Soalnya dalam masa pandemi ini kan pergerakan menjadi terbatas. Jadi kami melakukan yang kami bisa terlebih dahulu," terangnya.(mainsepeda)

Foto: Dokumentasi Tim Gowes Pagi Manokwari

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan