Canyon Siapkan Penerus MTB Lux CF?

| Penulis : 

Even sepeda kelas dunia selalu dijadikan tempat uji coba produk baru. Di even UCI World Cup Mountain Bike yang digelar di Cekoslovakia, Mathieu Van Der Poel (Correndon-Circus) menunggangi sepeda MTB purwarupa (prototipe) asal Jerman, Canyon.

Masih hitam, tidak ada grafisnya. Itulah purwarupa frame MTB Canyon XC (cross country) terbaru. Melihat sepeda ini, tidak sama dibandingkan dengan MTB Canyon lainnya.

Melihat geometri dan bentuk frame, kemungkinan besar frame purwarupa Canyon ini adalah penerus seri Lux CF.

Apabila dilihat dari geometrinya, besar kemungkinan menggantikan tipe fullsus seri Lux CF. Suspensi belakang mempunyai travel 100 mm. Dipadukan dengan suspensi depan FOX 32 Step Cast juga 100 mm.

Wheelset menggunakan 29 inchi Duke Racing bikinan Prancis. Dibungkus ban Maxxis Ikon ukuran 2,2 inchi. Suspensi belakang layak untuk diperhatikan, karena posisinya beda dibandingkan seri Lux CF.

Wheelset menggunakan 29 inchi Duke Racing bikinan Prancis dan ban Maxxis Ikon ukuran 2,2 inchi.

Frame purwarupa ini menggunakan sokbreker belakang FOX Float yang dipasang horisontal di bawah toptube. Ujung atas sokbreker ini dipasang fix ke frame. Dan Canyon mengadopsi desain single pivot yang mengandalkan fleksibilitas karbon di daerah seatstay. Canyon menyebutnya sebagai Flex Pivot.

Inovasi terbaru ada di sistem suspensi belakang yang menggunakan dobel U link.

Inovasi terbaru dari Canyon ada di dobel U-link yang menyatukan swing arm dengan sokbreker. Tombol pengaturan untuk tingkat kekerasan sokbreker belakang dipasang menghadap atas mepet dengan top tube. Membuat kabel dari sokbreker dapat langsung masuk ke frame. Jadi lebih rapi.

Sokbreker belakang FOX Float dipasang horisontal di bawah top tube.

Di head tube, dilengkapi juga dengan fitur keamanan khas Canyon yakni Impact Protection Unit. Fitur ini menghindari handlebar merusak frame saat tabrakan.

Suspensi depan menggunakan FOX 32 Step Cast 100 mm, head tube dilengkapi dengan Impact Protection Concept agar handlebar tidak merusak frame saat tabrakan terjadi.

Meskipun frame masih purwarupa, grupset dipasangi termutakhir dari Shimano. Yakni seri new XTR M9100 mechanical 2019. dengan kombinasi crank 1x 38T dengan sproket 12 speed terbagi dari 10 – 51. Nampaknya, frame Canyon ini tidak bisa mengakomodasi crank 2 speed karena tidak ada dudukan maupun space untuk FD (Front Derailleur).

Frame purwarupa Canyon ini menggunakan grupset terbaru Shimano new XTR M9100 mechanical 2019.

Meskipun grupset baru ini menyediakan penahan rantai untuk crank depan, tapi tidak digunakan. Karena Canyon XC baru sudah memasangnya menyatu dengan bearing pivot swing arm. (mainsepeda)

foto : bikerumor           

 

           

 

 

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam