Perusahaan otomotif asal Inggris, Lotus sedang mempersiapkan sepeda barunya. Kali ini mereka menggandeng Léger, apparel sepeda milik mantan pembalap Formula One (F1) Jenson Button. Lotus mengumumkan bahwa mereka mengembangkan sepeda dengan input dari Button dan James Rossiter, co-founder Léger.

Lotus punya sejarah panjang di arena balap sepeda. Mereka membantu Chris Boardman meraih medali emas di Olimpiade 1992 di Barcelona. Sedangkan Léger didirikan Button pada 2009. Ia bermitra dengan Rossiter, yang pernah membalap untuk Lotus di FIA World Endurance Championship dari 2012 hingga 2014.

Hope/Lotus HB.T

Lotus juga bermitra dengan Hope, produsen komponen asal Inggris, untuk membuat sepeda bernama HB.T. Sepeda inilah yang akan digunakan Tim Inggris (Team GB) di Olimpiade Tokyo.

Nah, setelah menelurkan HB.T, perusahaan otomotif yang berbasis di Norfolk ini telah mengumumkan niatnya untuk mengembangkan berbagai sepeda "precision-engineered" dengan masukan dari Button dan Rossiter.

"Keduanya adalah atlet triathlon dan pengendara sepeda berpengalaman. Mereka juga memiliki pengetahuan dan semangat yang luas dari karier balap masing-masing," kata Lotus dalam laman resminya. "Keahlian kreatif dan keunggulan teknis akan datang dari Lotus Engineering, divisi konsultasi bisnis."

Sepeda ini memang baru memasuki tahap konsep. Akan tetapi, Lotus mengatakan bahwa sepeda ini adalah demonstrasi keingina mereka untuk mendorong batas-batas desain sepeda dengan membawa serta presisi otomotifnya.

"Mereka akan memiliki performa kelas atas, ringan, kaku, dan sangat efisien secara aerodinamis," janji Lotus.

Selain berkolaborasi dalam pengembangan sepeda, Lotus dan Léger akan memamerkan koleksi perlengkapan bersepeda terbarunya di Goodwood Festival of Speed ​​(FoS) akhir pekan mendatang. Jersey kolaborasi Lotus dan Léger ini diklaim ringan dan aero. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 49

Foto: Lotus

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo