PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) adalah sahabat terbaik para pesepeda. KAI selalu ramah kepada para cyclist. Termasuk memberikan akses yang luas untuk komunitas sepeda dengan mempersilahkan cyclist membawa sepeda lipatnya masuk ke gerbong. Kereta api menjadi karib goweser yang sering bike to work. Terutama yang bekerja di lintas kota.

Kepedulian KAI kini merambah dengan dukungan terhadap event sepeda di Indonesia. Memasuki 2021 ini, KAI kembali mendukung event sepeda gelaran Mainsepeda.com yang di-manage oleh Azrul Ananda School of Suffering (AA SoS) dan DBL Indonesia. Kali ini KAI secara resmi menjadi title partner untuk event baru yang tak kalah seru, yakni KAI Kediri Dholo KOM Challenge.

Dukungan KAI terhadap event sepeda sebenarnya bukan sekali saja. Pada tahun lalu KAI menjadi official partner untuk Herbana Bromo KOM Challenge 2020. Kerja sama ini tak hanya terkait event. Mereka juga memberikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna membantu Desa Wonokitri.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, KAI tak sekadar menjadi sahabat pesepeda, namun juga sangat peduli dan intens menggalakkan kegiatan bersepeda. KAI sendiri memiliki komunitas sepeda yang dinamakan Indonesia Railways Cycling Community, atau IRCC. Anggotanya terdiri dari pegawai KAI yang hobi bersepeda. Jumlahnya sangat banyak dan rutin gowes bareng.

Tahun 2020 lalu, ketika merayakan hari jadi yang pertama, IRCC mengadakan gowes seru di Madiun dengan peserta mencapai 400 cyclist dari berbagai komunitas di Indonesia.

Founder Mainsepeda.com Azrul Ananda menjelaskan bahwa Kediri Dholo KOM Challenge dikemas dengan format yang berbeda dari event lain yang ada di Indonesia. Pertama, koordinasinya terkomplet. Mulai level kementerian hingga pemerintah kota dan kabupaten. Selain itu, Kediri Dholo KOM Challenge juga mengutamakan protokol kesehatan.

Sebelum gowes, peserta akan di tes swab. Laiknya balapan WorldTour dan kompetisi basket NBA, peserta juga harus tinggal di bubble yang sudah disiapkan oleh panitia. Sistem bubble ini diterapkan baik ketika di Surabaya maupun saat di Kediri. Jumlah pesertanya pun dibuat terbatas. Menjadikan event ini terasa lebih eksklusif.

Kediri Dholo KOM Challenge 2021 akan berlangsung selama dua hari pada 10-11 Juli nanti. Pada hari pertama, peserta akan berpeloton bersama dari Surabaya menuju Kota Kediri. Menyinggahi beberapa lokasi sehingga menempuh jarak lebih dari 180 km.

Kemudian pada hari kedua, peserta akan gowes dari pusat Kota Kediri menuju area Dholo di Kabupaten Kediri. Total jaraknya sekitar 40 km, tapi menanjaknya hampir 2.000 meter. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 45

Audionya bisa didengarkan di sini

 

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul