Colnago Lelang Desain Digital Edisi Khusus C64

| Penulis : 

Perkembangan dunia sepeda makin menarik saja. Kini industri sepeda tak hanya berjualan barang fisik. Merek asal Italia Colnago baru saja menawarkan desain digital untuk sepeda C64. Desain ini dilelang dengan harga awal 5.515 euro.

Menurut Colnago, ini adalah kesempatan satu-satunya untuk membeli edisi khusus 'C64 NFT'. Sebuah desain digital unik dari sepeda C64 yang populer dari merek tersebut.

Desain ini bernilai tinggi karena menggabungkan delapan model utama Colnago. Termasuk Konsep 1998 yang dikembangkan bersama dengan Ferrari. Lalu C35 Crono 1994 dengan roda depan 20 inci. Serta V3R milik Tadej Pogacar (UAE Team Emirates) di Tour de France 2020.

Sepeda ini dijual melalui lelang di pasar NFT (Non-fungible token), Opensea yang dimulai 11 Mei mendatang. Akan tetapi, tidak seperti lelang tradisional, pemenang lelang tidak akan menerima barang fisik. Mereka mendapatkan desain digitalnya.

"Hal terbesar tentang ini adalah, C64 NFT kami tidak akan pernah kami tiru sebagai kerangka fisik. (Sepeda) ini hanya akan menjadi digital," kata Head of Marketing Colnago Manolo Bertocchi dalam keterangan resminya.

Sementara itu, NFT adalah token digital yang memiliki properti unik dan tidak dapat direplikasi. Layaknya lukisan Mona Lisa yang tidak dapat ditukar atau direplikasi. Hanya akan ada satu yang asli. NFT adalah representasi digital dari konsep yang sama.

Konsep ini meledak dalam popularitas selama beberapa bulan terakhir. Dengan file JPG yang dibuat oleh Mike Winkelmann, artis digital yang dikenal sebagai Beeple, terjual dengan rekor 69,3 juta USD pada Maret lalu. Colnago percaya inisiatif mereka akan diikuti pabrikan sepeda lainnya.

"Colnago memiliki sejarah hampir 67 tahun menjadi yang pertama memasarkan dengan banyak inovasi yang akhirnya menjadi mainstream. Karya seni NFT pun demikian," tutur Bertocchi. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 42

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Colnago

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Serius, Bottle Cage Ini Beratnya di Bawah 5 Gram
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Cerita "Pulang Kampung" ke Bromo KOM Setelah 11 Tahun, Kawindra Kini Fokus Ngebel KOM
Factor Rilis Generasi Baru Sepeda O2
Bawa Misi Kemanusiaan, Spartan Indonesia Goes To Paris-Brest-Paris 2023
Adidas Velosamba: Sepatu Gowes yang Kasual Banget