Walaupun sudah tujuh bulan berlalu, kekalahan Primoz Roglic di Tour de France 2020 masih menjadi pembicaraan hingga saat ini. Setelah belasan hari mengenakan yellow jersey, ia ini gagal juara karena tampil buruk di lomba time trial di Etape 20.

Menurut analisis Kepala Kinerja Jumbo-Visma Mathieu Heijboer, kegagalan Roglic di Tour de France tahun lalu tak lepas dari kecelakaan di Critérium du Dauphiné 2020. Roglic yang sejatinya memimpin General Classification (GC), mengalami crash di Etape 4.

Jumbo-Visma memutuskan menarik sang superstar sebelum dimulainya Etape 5. Ia juga tidak turun di event apa pun selama dua pekan. Roglic fokus untuk memulihkan kondisi agar bisa turun di etape pembuka di Nice. Masalahnya, kecelakaan ini membuat Roglic tidak sempat latihan dengan sepeda time trial.

"Tidak ada kesalahan mendasar yang dibuat. Hanya saja Primoz telah jatuh dengan keras di Dauphiné. Situasi ini membuatnya tidak bisa berlatih dengan sepeda time trial sebelum Tour. Pada pagi hari di La Planche di Etape 20, ia sudah enam pekan tidak menggunakan sepeda itu. Ini adalah cacat yang sangat besar," aku Heijboer ketika berbicara dengan L'Équipe.

Dampaknya pun terlihat. Ia menempati peringkat lima di Etape 20 dengan selisih hampir dua menit dari rekannya sesama pembalap Slovenia, Tadej Pogacar (UAE Team Emirates). Roglic harus menyerahkan gelar juara kepada pembalap 22 tahun tersebut. 

Kesalahan inilah yang ingin dihindari Roglic dan Jumbo-Visma pada Tour de France tahun ini. Setelah berakhirnya Liège-Bastogne-Liège 2021, Roglic memutuskan tidak membalap lagi hingga Tour de France yang akan dimulai 26 Juni nanti. ia fokus latihan untuk menemukan bentuk terbaiknya agar bisa membawa pulang gelar juara di Prancis nanti.

Tour de France tahun 2021 akan menyuguhkan dua balapan time trial di Etape 5 di Laval dan Etape 20 di Saint-Émilion. Menurut Heijboer, Roglic banyak akan banyak melakukan latihan dengan sepeda time trial-nya dalam dua bulan ke depan. Minimal dua hingga tiga kali dalam seminggu. Jumbo-Visma akan menugaskan seseorang untuk selalu bersamanya guna memperbaiki posisinya.

Tim asal Belanda ini juga sudah membidik tempat-tempat mana saja yang cocok digunakan sebagai lokasi latihan time trial untuk Roglic. "Ada beberapa jalan yang sangat cocok di Spanyol dan di Tignes," ungkapnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 42

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Getty Images

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek MTB Terbaru, Softail atau Full Suspension?  
Merida Reacto V4, Tunggangan Baru Mark Cavendish
Bianchi Merilis Sprint, Road Bike dengan Harga Terjangkau
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)