Dari Prancis, Look merupakan pionir clipless pedal, dan sampai hari ini masih jadi salah satu produsen pedal utama dunia. Dari Jerman, SRM merupakan pionir pembuat power meter, dan sampai hari ini masih disukai banyak pembalap top dunia.

Sekarang, mereka berkolaborasi. Hasilnya: Exakt. Sebuah power meter berbasis pedal, yang mungkin berhak mengklaim diri sebagai paling praktis di dunia.

LOOK-SRM Exakt powermeter kolaborasi pabrikan Prancis dan Jerman.

Kenapa? Karena teknologi yang ditawarkan sudah tidak perlu diragukan lagi, konsistensi dan akurasi dari SRM. Kemudian, bodinya adalah pedal Look, mirip Keo 2 Max (dari karbon), memudahkan banyak orang untuk memakai tanpa harus ganti cleat.

Tapi bukankah sudah ada beberapa pedal power meter di pasaran? Apa alasan Exakt bisa lebih baik?

Ya, sudah ada beberapa power meter berbasis pedal. Bahkan Look pernah bikin sendiri, bersaing dengan Garmin Vector. Tapi, keduanya sama-sama punya kelemahan. Yaitu harus disertai dengan “pod,” yang nongol dari jepitan pedal dan tuas crank. Banyak mengeluh karena pod ini mudah terbentur dan rusak.

LOOK powermeter yang dilengkapi pod dan kurang sukses di pasaran. 

Kemudian, PowerTap merilis P1. Pedal power meter yang tidak membutuhkan pod. Semua terpasang di dalam bodi pedal. Sebagai bonus, P1 menggunakan baterai AAA, memudahkan pergantian dan lain-lain.

Sayangnya, P1 menjadi “gemuk” dan tebal. Clearance antara pedal dengan jalan jadi berkurang. Belum lagi beratnya, yang sepasang menembus 400 gram. Sekitar dua kali pedal normal.

PowerTap P1 praktis tanpa pod dan menggunakan baterai AAA. Sayang, jadi gendut dan berat.

Selain itu, cleat-nya juga harus khusus. Bisa pakai cleat Look Keo, tapi tidak senyaman/sebaik memakai dari PowerTap sendiri (tidak mengunci mantap kalau pakai Look Keo).

Garmin lantas merespon dengan generasi-generasi lanjutan Vector. Yang terbaru adalah Vector 3. Tidak lagi pakai pod. Bodi pedal pun ramping. Pakai cleat Look Keo, jadi praktis. Tapi masih ada kelemahannya. Yang utama baterai mudah habis, karena kecil (LR44/SR44).

Garmin Vector 3 tidak lagi menggunakan pod tapi baterai cepat habis karena kecil.

SRM dan Look pun mencoba mengalahkan para pesaing ini. Di atas kertas (spek), kemenangan mungkin didapat dari baterai. Exakt memakai baterai internal yang bisa di-charge. Jadi kalau habis, tinggal copot pedal, pasang connector-nya, dan charge! Tidak perlu bingung ke mana beli baterai.

Exakt dilengkapi baterai sistem charge sehingga lebih awet. 

Bagi yang minat, sama seperti PowerTap dan Garmin, Exakt ditawarkan dengan opsi. Bisa yang hanya menghitung satu sisi dan lebih murah, bisa yang dua sisi untuk data lebih komplet. Harganya kompetitif dengan yang lain. Ada juga paket pedal plus SRM PC8 head unit, sehingga sepeda Anda benar-benar kelihatan ala pembalap WorldTour!

LOOK-SRM Exakt ditawarkan bundling dengan SRM PC8 head unit. 

Bagi Anda yang belum pernah pakai power meter, kalau mampu, mungkin sebaiknya mencoba. Benar-benar mengubah bagaimana Anda berlatih dan “bermain” sepeda. Membantu mengukur kemampuan diri secara lebih akurat, tidak berdasarkan detak jantung atau hanya kecepatan! (mainsepeda)

 

 foto : bikeradar, bikerumor, garmin, powertap

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Kamboja Menuju Produsen Sepeda Utama Dunia?