Hanya ada dua nama perlu ditonton di etape-etape datar Giro d’Italia 2018: Elia Viviani (Quick-Step Floors) dan Sam Bennett (Bora-Hansgrohe). Pada Etape 13 Jumat, 18 Mei, Viviani sukses meraih kemenangan nomor tiganya di lomba ini. Bennett finis kedua.

profil Etape 13 yang berkarakter sprint

Berarti, dari lima etape yang berakhir dengan sprint, Viviani sudah menang tiga kali, Bennett dua kali. Viviani pun menjadi pembalap Italia pertama yang menang tiga kali dalam satu Giro sejak 2008, saat Daniele Bennati meraih prestasi tersebut.

Viviani juga mempertahankan ciclamino jersey (ungu) sebagai pemimpin klasemen poin. Dan dia punya kans mempertahankan jersey itu hingga Giro berakhir di Roma, 27 Mei mendatang

Elia Viviani (Quick-Step Floors) mendominasi sprint di Etape 13 Giro d'Italia dan memiliki kans mempertahankan jersey ungu (pemimpin klasemen poin) hingga Giro berakhir, 27 Mei

Usai meraih kemenangan ketiga ini, Viviani tampak begitu lega. Maklum, sehari sebelumnya, di Etape 12 yang berakhir di Sirkuit Imola, dia tidak mampu berbuat banyak. Tercecer di belakang peloton saat Bennett meraih kemenangan.

“Luar biasa. Setelah beberapa hari buruk, ini hasil yang saya dan tim butuhkan. Tim kami telah bekerja keras selama dua hari, mereka layak menikmati kemenangan ini. Kemarin semuanya khawatir, itu hari yang buruk. Kami telah menjalani dua atau tiga hari yang buruk. Tapi kami benar-benar bertekad mempertahankan jersey ini hingga Roma, dan kami benar-benar ingin meraih kemenangan ini,” ucapnya usai etape.

 

Viviani menjadi pembalap Italia pertama yang menang tiga kali (dari lima etape yang berakhir dengan sprint) dalam satu Giro sejak 2008, saat Daniele Bennati meraih prestasi itu.

Quick-Step Floors memang kembali unjuk kekuatan di Etape 13, yang berlangsung 180 km dari Ferrara ke Nervesa della Battaglia

Viviani mampu diantarkan ke posisi baik pada km terakhir, dan melakukan sprint saat mengikuti Sacha Modolo (EF Education First-Drapac). Sam Bennett harus mengejar terlalu jauh, walau tetap mampu finis kedua.

“Saya tak mampu mengikuti orang yang tepat. Saya harus mengejar jauh dari belakang. Saya kira sayalah yang tercepat menuju finis tapi tak mampu lepas keluar. Tak apa-apa masih ada hari lain,” komentar Bennett.

Setelah dua hari adu sprint, Etape 14 Sabtu ini (19 Mei) kembali menjadi etape pertarungan general classification (GC). Bahkan mungkin etape terberat bagi para climber, karena finisnya adalah Monte Zoncolan, yang disebut sebagai tanjakan terberat di Eropa.

Simon Yates (Mitchelton-Scott) akan berupaya meninggalkan Tom Dumoulin (Team Sunweb), terus memperkuat posisinya di puncak GC menjelang pekan terakhir Giro yang dibumbui etape time trial panjang. (mainsepeda)

Simon Yates (belakang) akan berusaha mempertahankan maglia rosa, tanda pemimpin GC dari ancaman Tom Dumoulin

 

 

Hasil Etape 13 Giro d’Italia 2018 (Top Ten)

1. Elia Viviani (Italia), Quick-Step Floors 3 jam 56 menit 25 detik

2. Sam Bennett (Irlandia), Bora-Hansgrohe

3. Danny van Poppel (Belanda), LottoNL-Jumbo

4. Sacha Modolo (Italia), EF Education First-Drapac

5. Ryan Gibbons (Afrika Selatan), Dimension Data

6. Jean-Pierre Drucker (Luksemburg), BMC

7. Manuel Belletti (Italia), Androni Giocattoli-Sidermec

8. Clement Venturini (Prancis), AG2R La Mondiale

9. Baptiste Planckaert (Belgia), Katusha-Alpecin

10. Jens Debusschere (Belgia), Lotto-Fix All (Soudal)

 

General Classification setelah 13 dari 21 Etape

1. Simon Yates (Inggris), Mitchelton-Scott 55 jam 54 menit 20 detik

2. Tom Dumoulin (Belanda), Team Sunweb + 47 detik

3. Thibaut Pinot (Prancis), Groupama-FDJ + 1 menit 4 detik

4. Domenico Pozzovivo (Italia), Bahrain-Merida + 1 menit 18 detik

5. Richard Carapaz (Ekuador), Movistar + 1 menit 56 detik

6. George Bennett (Selandia Baru), LottoNL-Jumbo + 2 menit 9 detik

7. Rohan Dennis (Australia), BMC + 2 menit 36 detik

8. Pello Bilbao (Spanyol), Astana + 2 menit 54 detik

9. Patrick Konrad (Austria), Bora-Hansgrohe + 2 menit 55 detik

10. Fabio Aru (Italia), UAE Team Emirates + 3 menit 10 detik

 

foto : twitter quick-step floors, giro d'italia, cyclingnews

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Vee Gusti dan Juwanto Jawara Tour de Manado 2018
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas