Chris Froome: Saya Jauh dari Kata Selesai

| Penulis : 

Chris Froome tergolong senior di balap sepeda. Usianya menginjak 35 tahun. Meski demikian. Froome tegas mengatakan bahwa ia masih jauh dari kata selesai di olahraga ini. Walaupun banyak orang yang memintanya untuk pensiun saja, Froome masih ingin balapan.

Froome memang belum menemukan bentuk terbaiknya setelah kecelakaan horor di Critérium du Dauphiné 2019. Ia memang sudah membalap lagi tahun ini. Hanya saja penampilannya merosot drastis. Puncaknya ketika namanya dicoret dari skuad Ineos Grenadiers yang diturunkan di Tour de France.

Pembalap kelahiran Nairobi, Kenya itu hanya kebagian tanding di La Vuelta a Espana. Penampilannya di Spanyol pun tak bisa dikata baik. Padahal La Vuelta adalah balapan terakhir bersama Ineos Grenadiers. Froome akan hijrah ke Israel Start-Up Nation (ISN) mulai 2021 nanti.

"Saya telah menerima tweet yang tak terhitung jumlahnya yang meminta saya untuk pensiun. Jika saya berhenti setiap kali keadaan menjadi sulit selama karier bersepeda saya, saya tidak akan pernah mencapai apa pun," tulis Froome di akun Twitter-nya.

"Percayalah ketika saya berkata bahwa saya masih jauh dari kata selesai," tegas Froome merespon Eurosport podcast yang dipandu Bradley Wiggins dan Sean Kelly.

Chris Froome memimpin Ineos Grenadiers di La Vuelta a Espana 2020

Pindah ke ISN dinilai sebagai langkah jitu Froome untuk menyelamatkan kariernya. Sebab, ia sudah kehilangan sorot utama di Ineos Grenadiers. Froome kalah bersaing dengan Egan Bernal, Richard Caparaz, bahkan Tao Geoghegan Hart yang baru saja menjuarai Giro d'Italia 2020.

"Chris terlihat seperti bisa kompetitif lagi tahun depan, seperti yang semua orang harapkan darinya, dan tantangan untuk memenangkan Tour de France kelimanya," ucap Wiggins.

Kelly pun sepakat dengan Wiggins. Meski sempat terseok-seok di etape awal, ia melihat Froome mulai mendapatkan kepercayaan diri sejak membalap di La Vuelta.

"Chris terlihat seperti pria yang percaya diri sekarang, dan ia senang dengan caranya membalap. Itu sangat penting baginya. Sebab ia membutuhkan La Vuelta untuk menyelesaikan musim ini," kata Kelly. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 20

Foto: Getty Images

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi