Konsep yang diusung mal ini sangat asyik dan unik. Mereka sangat ramah terhadap pesepeda. Bukan sekadar menyediakan parkir sepeda di basement, pihak pengelola memperbolehkan cyclist masuk ke mal beserta sepedanya. Jadi cyclist bisa berbelaja sambil bersepeda.

Mal ramah pesepeda ini terletak di Makassar. Namanya Nipah Mall. Konsep baru ini dilakukan sejak September lalu. Manajemen Nipah Mall menyediakan dua opsi. Pertama, cyclist boleh membawa sepedanya masuk ke dalam mal. Kedua, sepeda bisa diparkir di basement dan plaza.

Parkiran sepeda ini memiliki daya tampung 100 slot untuk area basement yang sesuai persyaratan sertifikasi green building. Sedangkan untuk area plaza, mereka memiliki stan sepeda satu deret untuk daya tampung lima sepeda.

"Semua jenis sepeda bisa masuk di area dalam mal," kata Richard Abraham, General Manager Nipah Mall & Office Building seperti yang dilansir Fajar Indonesia Network (FIN).

Untuk pesepeda yang ingin masuk ke dalam mal, mereka diperbolekan menggunakan fasilitas seperti eskalator bahkan lift. Khusus untuk pengguna sepeda lipat, mereka wajib melihat tunggangannya saat menggunakan kedua fasilitas itu.

Pengunjung juga dapat menggunakan sepedanya di area mal. Namun, mereka harus memperhatikan keamanan dan mendahulukan kenyamanan pengunjung lain yang tidak menggunakan sepeda. Selain itu, sepeda tidak diperbolehkan masuk ke area tenant.

Tak hanya ramah untuk pesepeda, kegiatan olahraga lain dapat dilaksanakan di mal ini. "Kami menyediakan fasilitas olahraga di antaranya adalah jogging track, shower room, dan area parkir sepeda," ungkap Richard Abraham.

Konsep yang diterapkan di Nipah Mall ini disambut antusias para pesepeda. Ifin, salah satu cyclist di Makassar mengatakan, konsep ini ini terbilang baru. Selama ini, bersepeda rata-rata hanya dilakukan di jalan raya atau di medan perbukitan. Ia berharap konsep ini dipertahankan.

"Tentunya dengan tetap menjaga keamanan, kenyamanan satu sama lain. Kita yang pakai sepeda tidak boleh egois juga sama pengunjung lain dan tetap memberlakukan protokol kesehatan," ungkap anggota komunitas Makassar Fixed Gear ini. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 16

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: Fajar Indonesia Network (FIN)

Populer

Marlen Reusser Pertahankan Gelar Juara Dunia ITT di Montréal
Remco Evenepoel Cetak Sejarah, Juara Dunia ITT Empat Kali Beruntun
Kejuaraan Dunia Montreal 2026 Dimulai, Pembalap Elite Hadapi Rute 39 Km
ART Cycling Team, Komunitas yang Dikelola Layaknya Perusahaan Demi Sustainability
Alexey Lutsenko Juara ITT Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Mathieu van der Poel Tak Yakin Bisa Juara Dunia di Montreal
Tren Baru: Balapan Sepeda MTB Pakai Drop Bar
Graveleur YK Membawa Bawa Pengalaman Off-Road Jogja ke Glenmore
Review Sensah Empire Pro 12-Speed setelah 1.000 Km Plus (3-Habis)