Jumbo-Visma, rival utama Team Ineos di Tour de France 2020, terkejut dengan pencoretan Chris Froome dan Geraint Thomas dari skuad yang berlaga di Prancis nanti. Menurut Direktur Olahraga Jumbo-Visma Merijn Zeeman, kabar ini di luar ekspektasinya.

Hasil buruk di dua event geladi bersih menuju Tour de France, yakni Tour de l'Ain dan Criterium du Dauphine, membuat Ineos berbenah. Mereka membuat langkah frontal dengan mencoret Froome dan Thomas dari skuad proyeksi Tour de France.

"Biasanya saya mengira mereka (Froome dan Thomas) akan pergi ke Tour de France. Tapi selalu sulit menilai dari jarak jauh karena Anda tidak pernah tahu rencana kinerja seperti apa di balik persiapan tim. Setiap tim memiliki pendekatan mereka sendiri," jelas Zeeman kepada Cyclingnews.

"Juga bagi kami. Kami tidak mengambil terlalu banyak kesimpulan dari Dauphine karena Anda tidak pernah tahu apa rencana besar di balik strategi tim. Mungkin juga mereka sudah memiliki rencana," imbuhnya.

Setelah mencoret Froome dan Thomas, Ineos menujuk juara Giro d'Italia 2019 Richard Carapaz untuk menemani Egan Bernal di Tour de France. Selain itu, pasukan Ineos akan diisi Andrey Amador, Jonathan Castroviejo, Michal Kwiatkowski, Pavel Sivakov, Dylan van Baarle, dan Luke Rowe.

"Inilah Ineos. Mereka memiliki kedalaman skuad yang kuat. Sehingga mereka dapat membawa pemenang Giro yang biasanya tidak ikut Tour de France. Jadi, saya pikir mereka memiliki tim yang sangat kuat," puji Zeeman.

Carapaz dan Sivakov dinilai mumpuni untuk menggantikan peran Froome dan Thomas. Carapaz sempat memenangi etape ketiga Tour de Pologne 2020. Sedangkan Sivakov tampil mengesankan di Criterium du Dauphine 2020. Ia menempati posisi empat untuk mountains classification dan youth classification.

"Mereka telah membuat pilihan mereka. Saya yakin mereka adalah skuad besar dengan pembalap yang sangat kuat. Sehingga saya pikir mereka memiliki tim yang sangat kuat. Mereka mampu berjuang untuk mendapatkan jersey kuning dengan orang-orang ini," sanjungnya. (mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 10

Foto: Jumbo-Visma

Populer

12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
Hiyaaaaa, Sudah Muncul Pinarello Dogma F12
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Anniversary Bangers Berkado Jersey Baru
Kuat Berkat Indoor Training
Ada Campagnolo Super Record 12-Speed EPS di Tour Down Under
Benarkah Ban 25 Mm Lebih Cepat dari 23 Mm?
Tetap Bergunung-Gunung di Vuelta a Espana 2019