Rambu Peringatan Sudah Hilang, atau Dicopot?

| Penulis : 

Rambu peringatan yang dipasang Forum Diskusi Transportasi Surabaya (FDTS) di sejumlah traffic light di Surabaya hanya berumur kurang dari 48 jam. Salah satu rambu peringatan yang ditempatkan di traffic light di Jalan Pandegiling tiba-tiba sirna.

Sabtu kemarin FDTS memasang rambu peringatan untuk pesepeda di tiga titik, yakni di traffic light Jalan Pandegiling, Jalan Polisi Istimewa, dan Jalan Gubeng. Selain menjadi akses utama di Surabaya, ketiga jalan tersebut juga terdapat lajur sepeda.

Rambu tersebut berbunyi peringatan untuk pesepeda agar mematuhi aturan lalu lintas. Termasuk tidak menerobos traffic light. Sayangnya rambu yang mereka pasang telah hilang. "Ada beberapa rambu yang masih ada, tapi yang ini (di Pandegiling) sudah dicopot," bilang dr Aditya C. Janottama, co-founder FDTS.

Ia tidak mau menuduh siapa pihak yang mencopot rambu tersebut. Hanya saja, sehari telah rambu itu dipasang, ia mendapatkan informasi bahwa rambu itu akan dicopot. Sebab kewenangan memasang rambu ada di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya. "Ya orang bisa lihat silver lining-nya," imbuhnya.

"Selama ini Dishub memproklamirkan Surabaya bike friendly city. Tapi bahkan sekadar memberikan edukasi saja masih kalah. Sampai kami harus membikin rambu seperti itu," sentil dokter lulusan Universitas Indonesia tersebut. Belum ada keterangan resmi dari Dishub Surabaya terkait hal ini.

Sementara itu, pada 19 Juli lalu Dishub Surabaya mengadakan Kampanye Surabaya bike friendly city di simpang Darmo-Polisi Istimewa. Mereka mengajak cyclist untuk mematuhi protokol kesehatan, dan aturan lalu lintas saat bersepeda. Mereka juga membagikan masker dan hand sanitizer untuk cyclist.(mainsepeda)

Podcast Main Sepeda Bareng AZA x Johnny Ray Episode 6: Tips Touring dan Tempat Gowes Paling Asyik di Indonesia

Audionya bisa didengarkan di sini

Foto: FDTS, Dishub Surabaya

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo