Pembalap andalan tim Total Direct Energie, Niki Terpstra mengalami kecelakaan ketika berlatih di sekitar Enkhuizen dan Lelystad di Belanda, Selasa (16/6) kemarin. Terpstra bahkan harus diterbangkan menggunakan helikopter menuju rumah sakit akibat cedera serius.

Menurut laporan Nederlandse Omroep Stichting (NOS), Terpstra berusaha menghindari seekor angsa ketika sedang berbelok. Ia menabrak batu dan jatuh. Lukanya cukup serius sehingga Terpstra harus diangkut ke rumah sakit menggunakan helikopter.

Pihak dokter mengonfirmasi bahwa superstar dari Belanda ini mengalami patah tulang rusuk dan tulang selangka. Ia juga mengalami gegar otak dan masalah di paru-paru. Beruntung rentetan cedera serius tersebut tak mengancam nyawa eks rider Deceuninck–QuickStep itu.

"Sayangnya desas-desus itu benar. Niki mengalami tabrakan hebat saat latihan sepeda. Ia ada di rumah sakit dan harus tinggal di sana selama beberapa hari lagi. Dia tidak dalam bahaya besar, tetapi perlu waktu untuk pulih dari kecelakaan ini," bilang sang istri, Ramona Terpstra di akun Instagram-nya.


Pihak Total Direct Energie juga mengonfirmasi kecelakaan yang dialami Niki Terpstra. "Setelah jatuh dalam sesi latihan, pemimpin kami Niki Terpstra dilarikan ke rumah sakit. Meskipun mengalami cedera parah, ia sadar dan keluar dari bahaya. Seluruh tim ingin mendukungnya," tulis tim asal Perancis itu di akun Twitter-nya.

Niki Terpstra kini berusia 36 tahun. Ia adalah pemegang tiga titel juara nasional Belanda. Selain itu ia juga memenangkan Paris-Roubaix 2014 dan Tour of Flanders 2018. Terpstra memperkuat Deceuninck–QuickStep mulai 2011 hingga 2018. Ia hijrah ke Total Direct Energie sejak tahun lalu. Kontraknya habis akhir musim ini.

Menurut laporan Cyclingnews, Terpstra sempat mengalami trauma di kepala setelah jatuh di Tour of Flanders tahun lalu. Ia juga jatuh di etape 11 Tour de France 2019 dan mengalami patah tulang belikat. Pada musim ini Terpstra dijadwalkan turun di Tour de France, Tour of Flanders, dan Paris-Roubaix.(mainsepeda)

Foto: AFP, ASO

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Pompa Ban Anda sesuai Berat Badan