Helm-Helm Baru Abus: Aero dan Lebih Terjangkau

| Penulis : 

Produsen asal Jerman, Abus, merilis tiga produk helm sepeda terbarunya. Satu menekankan aerodinamika, yaitu GameChanger TT. Sedangkan dua lagi menekankan affordability alias harga lebih terjangkau: StormChaser dan Macator. 

GameChanger TT

Helm time trial (TT) ini termasuk ditunggu-tunggu. GameChanger versi orisinal memang ada, tapi itu helm aero standar, bukan aero benar-benar untuk kebutuhan TT. Asal tahu saja, Tim WorldTour Movistar yang disponsori Abus selama ini harus memakai merek lain untuk kebutuhan TT. Sekarang, mereka bisa pakai buatan Abus yang sebenarnya.

Secara umum, bentuk GameChanger TT ini sama dengan GameChanger umum. Bedanya, sekarang ada bagian yang menutupi telinga, plus bagian ekornya lebih memanjang dan melengkung. Tentu tujuannya untuk membelah angin lebih cepat saat pembalap dalam posisi TT yang agresif.

 

StormChaser dan Macator

Untuk helm allrounder level tertinggi, Abus sudah punya AirBreaker. Sebuah helm dengan banyak ventilasi namun tetap menawarkan keunggulan aerodinamika.

Sekarang, Abus punya helm untuk lebih banyak orang lagi. StormChaser juga dibuat sebagai allrounder yang menawarkan keunggulan aero, namun dengan harga yang 40 persen lebih murah dari AirBreaker.

Sedangkan yang lebih murah lagi, Abus juga merilis Macator. Mereka menyebut ini helm untuk segala kebutuhan. Mulai commuter, gowes santai, sampai balapan kalau memang diinginkan. Tidak seperti helm murah kebanyakan, desain Macator termasuk berani dan atraktif.

Ini merupakan kabar baik untuk semakin banyak cyclist. Karena sekarang, helm lebih murah bukan lagi helm yang modelnya biasa-biasa saja! (mainsepeda)        

Populer

Dramatis, Tadej Pogacar Taklukkan Milano-Sanremo 2026
Pogacar: Hanya Kurang Paris-Roubaix
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Tara: Saya Mencintai Sepeda Baru Olahraganya, Jangan di Balik!
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Vee Gusti dan Juwanto Jawara Tour de Manado 2018
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul
Rekor Bersepeda Tercepat di Dunia, 296 km/jam!
Berbalut Emas, Colnago Gioiello Edisi Khusus Giro d'Italia Terjual Rp 1,9 Miliar