Kejuaraan dunia road race 2020 dikabarkan akan berlangsung di Timur Tengah pada November mendatang. Timur Tengah menjadi opsi utama apabila pandemi coronavirus di Eropa, khususnya Swiss, tak segera mereda. Kepastian mengenai kejuaraan dunia road race akan diumumkan akhir Juni nanti.

Union Cycliste Internationale (UCI) telah menetapkan bahwa kejuaraan dunia road race akan berlangsung di Aigle-Martigny, Swiss pada 20-27 September. Event ini akan dimulai pada hari yang sama dengan berakhirnya Tour de France 2020.

Akan tetapi, menurut laporan surat kabar asal Spanyol, Marca, UCI telah melirik Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab sebagai pilihan alternatif apabila kejuaraan dunia batal dilangsungkan di Swiss karena pandemi coronavirus. Selain faktor pandemi, alasan lainnya adalah masalah keuangan.

UCI disebut berusaha menyelamatkan agenda mereka untuk menghindari kesulitan keuangan. Apalagi biaya untuk menggelar kejuaraan dunia dilaporkan mencapai 9 juta GBP, dengan disiplin road race sebagai event yang paling menguntungkan dari sisi pendapatan.

Tak hanya perubahan tanggal, jika benar dipindah ke Timur Tengah, maka medan yang dilalui pembalap juga berubah. Rute pegunungan yang seharusnya dihadapi di Swiss, akan berubah secara drastis menjadi rute jalan membelah gurun khas Timur Tengah. Laiknya kejuaraan dunia 2016 di Doha, Qatar di mana Pete Sagan berhasil merebut jersey pelangi.

Keputusan akhir tentang pemindahan venue kejuaraan dunia road race 2020 ini akan dilakukan akhir Juni. Jika dipindah ke Timur Tengah, maka Aigle-Martigny harus menunggu hingga 2026 atau 2027 untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia road race kembali.

Sebab, kejuaraan dunia road race 2021 akan digelar di Flanders, Belgia. Pada 2022 dilangsungkan di Australia. Selanjutnya, Glasgow akan menjadi tuan rumah kejuaraan dunia road race, track, dan MTB pada 2023. Kejuaraan dunia road race 2024 digelar di 2024. Kemudian bergeser ke Afrika pada 2025.

"Kami harus konsisten dalam keputusan yang telah diambil. Tapi kami juga tak bisa keras kepala. Dalam konfigurasi saat ini, harus digelar musim gugur tahun ini atau tidak pernah," kata penyelenggara kejuaraan dunia road race 2020, Gregory Devaud kepada Radio Television Suisse.

Devaud menambahkan, "Di sisi lain kami bisa membayangkan penundaan ke masa depan. Seperti 2026 atau 2027. Akan tetapi, hal itu mungkin akan berada pada model yang berbeda."(mainsepeda)

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul