Giro 2020 Harus Digelar Demi Kebangkitan Italia

| Penulis : 

Federasi Bersepeda Italia (FCI) berupaya keras agar Giro d'Italia tetap berlangsung tahun ini. Besar kemungkinan salah satu agenda GrandTour tersebut akan digelar Oktober nanti. Menurut mereka, Giro bisa menjadi tonggak kebangkitan Italia setelah diterjang pandemi coronavirus.

Italia termasuk salah satu negara dengan kasus coronavirus terbesar di dunia. Hingga Sabtu (11/4) kemarin, jumlah kasus positif coronavirus di negara itu mencapai 152,271. Grafiknya memang mulai menurun. Namun, pemerintah Italia memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown hingga 3 Mei mendatang.

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte telah mengumumkan bahwa beberapa toko dan industri diperbolehkan beraktivitas kembali mulai 14 April nanti. Tapi tidak untuk seluruh kegiatan olahraga. Termasuk balap sepeda. Mereka diimbau untuk berkegiatan di rumah hingga setidaknya 3 Mei nanti.


Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora telah berkomunikasi dengan Ketua FCI, Renato di Rocco terkait masalah ini. Di Rocco telah menganalisis kemungkinan berlatih di luar ruangan. Namun hal itu justru membuat pembalap dianggap memberi contoh buruk bagi masyarakat yang diperintahkan untuk tinggal di rumah.

"Pembalap profesional dan pembalap yang dipersiapkan untuk Olimpiade mungkin akan diizinkan untuk berlatih di luar ruangan mulai 3 Mei," ungkapnya kepada surat kabar yang berbasis di Roma, Il Messaggero.

Di Rocco berusaha keras agar kondisi membaik sehingga nadi balap sepeda di Italia membaik. Ia juga ingin agar Giro d'Italia 2020 tetap berlangsung tahun ini. Giro yang seharusnya dilangsungkan 9-31 Mei, dapat dijadwal ulang dan digelar pada Oktober nanti

"Ada keinginan untuk balapan lagi. Akan tetapi, hal itu harus dilakukan sambil menghormati protokol dan dekrit yang melindungi kesehatan masyarakat," di Rocco kepada Tuttobiciweb.

Baginya, Giro adalah lentera yang dapat menerangi Italia setelah dilanda masa sulit akibat pandemi coronavirus. "Giro bisa menjadi cara yang bagus untuk membantu membuat semua orang kembali. Serta bagus pula untuk mempromosikan Italia," bilangnya.(mainsepeda)

Foto: Giro d'Italia

Populer

Tour de France 2026-Etape 17: Philipsen Menang, Duel Green Jersey Makin Sengit
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping