Sebentar Lagi, Era Ban Airless dan Anti Bocor?

| Penulis : 

Kita semua harus jujur, saat bersepeda, yang paling ditakutkan adalah satu: Ban bocor! Rencana latihan bisa buyar, balapan bisa berantakan, mood bisa hancur lebur.

Karena kebanyakan kita bukanlah pembalap yang selalu didampingi mobil support, ban bocor memang menyebalkan. Kalau pakai ban tubular, bisa berarti cari taksi/Uber untuk pulang. Kalau pakai ban clincher, maka harus repot di pinggir jalan mengganti ban. Dan kalau bocor sampai dua kali, maka juga bisa berbuntut taksi/Uber karena hanya bawa satu ban dalam cadangan!

Katanya, masa depan adalah ban tubeless. Tapi, walau banyak produsen sudah memproduksinya, aplikasinya di dunia nyata belum seperti yang digembar-gemborkan.

Nah, jangan-jangan, masa depan adalah seperti yang dibuat oleh Tannus. Produsen asal Korea ini belakangan terus bikin orang berbincang, karena terus mengembangkan dan mempromosikan ban yang 1.000 persen dijamin tidak akan pernah bocor.

Mengapa? Karena bannya terbuat dari bahan solid alias tidak membutuhkan udara sama sekali. Ya, Tannus punya ban bernama Airless.

Untuk aplikasi road, ban ini ukurannya mirip dengan yang kita pakai sehari-hari, 23 atau 25 atau 28 mm. Ban ini juga bisa dipasangkan di wheelset clincher kita sehari-hari, hanya saja dengan teknik pemasangan yang berbeda.

 

Kalau ban clincher biasa, cukup masukkan ban dalam, lalu ban luar dikaitkan di sisi roda, dan pompa. Kalau Tannus Airless harus dipasang menggunakan sejumlah pin, dan mereka punya sejumlah ukuran pin untuk menyesuaikan dengan ukuran lebar wheelset yang Anda pakai.

Tannus pun menjamin, walau bannya solid, feel-nya akan mirip dengan ban biasa dipompa 90-100 psi dan rolling resistance-nya (tahanan saat berputar di jalan) juga setara. Tannus juga menjamin bannya super awet. Kalau dipakai 9.000 km, hanya akan terkikis 1,5 mm!

Bagaimana bisa?

Tannus menggunakan bahan high tech foam (micro closed-cell polymer foam) bernama Aither 1.1. Teknologi yang sama dengan untuk pembuatan sol sepatu olahraga. Tidak heran, karena induk perusahaan Tannus pada 1990-an ikut membantu Nike mengembangkan sepatu.

Saat ini, Tannus Airless masih dalam proses menuju dipakai orang secara massal. Aplikasi di tingkat kompetisi juga sudah dijajaki. Tim nasional track (velodrome) Ukraina sudah menggunakan ban Tannus untuk latihan di luar gedung.

Warna-warni ceria Tannus Airless.

 

Karena bahannya dari foam, Tannus merilis bannya dalam aneka warna ceria. Mereka menjamin, warnanya tidak akan memudar!

Selain road, Tannus memproduksi ban Airless untuk folding bike, MTB, dan lain-lain. (mainsepeda)

 

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Pulang dari Jerman, Ethan Batara Jatuh Cinta Event Sepeda Indonesia
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
Febrianta Heru Ngeloop 1.500 Km di PIK 2 Loop Selama 102 Jam
Rayakan Kemenangan Pogacar, Colnago Rilis V3Rs Capsule Collection
Pinarello Dogma F, Senjata Anyar Ineos Grenadiers
Brompton Luncurkan Empat Warna Baru untuk 2020