Peter Sagan Bantah Terlibat Penipuan Online

| Penulis : 

Superstar balap sepeda, Peter Sagan menyangkal keterlibatannya dalam penipuan cryptocurrency online. Cryptocurrency adalah sebuah teknologi membuat mata uang digital. Teknologi ini menggunakan kriptografi untuk keamanan yang membuatnya tidak dapat dipalsukan.

Cryptocurrency sangat marak dikembangkan oleh berbagai perusahaan, dan team engineer di dunia. Nilai harga dari cryptocurrency sebagian besar ditentukan oleh kekuatan buy and sell dari para pengguna teknologi ini.

Akan tetapi, penipuan cryptocurrency pun sedang marak dalam beberapa tahun terakhir. Mereka menyantumkan nama selebriti atau figur terkenal untuk memancing masyarakat agar tertarik dengan bisnis ini. Apa yang dialami Sagan adalah contoh terbaru

Sebuah situs yang menawarkan cryptocurrency mencatut nama Sagan di dalamnya. Mereka membuat sebuah artikel yang seolah-olah menyebut Sagan mendukung bisnis ini. Mereka juga menampilkan sebuah wawancara yang diklaim eksklusif dengan pembalap Bora-Hansgrohe.

Akan tetapi Sagan membantah klaim itu. Sagan menyampaikan bantahannya lewat seluruh akun media sosial miliknya. "Saya dengan tegas menyangkal keterlibatan apa pun, dalam bentuk apa pun, dalam apa yang disebutkan dalam artikel ini," ujarnya.

"Saya tidak pernah berhubungan dengan orang atau perusahaan yang disebutkan dalam artikel ini. Dan, tuduhan yang bertentangan itu salah," imbuh pemegang tiga titel juara dunia road race tersebut.(mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Pulang dari Jerman, Ethan Batara Jatuh Cinta Event Sepeda Indonesia
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
Febrianta Heru Ngeloop 1.500 Km di PIK 2 Loop Selama 102 Jam
Brompton Luncurkan Empat Warna Baru untuk 2020