Ini cerita singkat tentang Declan Nangle. Bocah 10 tahun asal Kidderminster, Inggris ini menderita dispraksia. Penyakit itu menyebabkan gangguan pada kemampuan Declan untuk merencanakan, dan memproses sebuah gerakan motorik. Padahal Declan memiliki sebuah mimpi sederhana: ia ingin bersepeda.

Orang tua Declan, Siobhan dan Paul telah mencoba mengajarkan Declan bersepeda sejak kecil. Akan tetapi, usaha mereka tidak membuahkan hasil. Kemudian mereka mempekerjakan orang untuk mengajari Declan bersepeda. Lagi-lagi upaya ini menemui jalan buntu.

"Declan mengalami dispraksia yang merupakan kelainan koordinasi perkembangan. Jadi, hal-hal seperti aktivitas fisik, bermain bola, dan sepak bola, sangat sulit dilakukan. Itu mempengaruhi keseimbangannya," ujar Siobhan.

Declan kembali belajar sepeda melalui Big Bike Revival pada 2019 lalu. Kali ini usahanya berhasil. Declan melawan rasa takutnya demi bisa bersepeda. Bukan hanya itu, Declan juga sukses 'mengalahkan' dispraksia demi bisa bersepeda.

"Ketika saya pertama kali mulai bersepeda, saya takut tabrakan. Tetapi itu sesuatu yang saya tidak perlu khawatirkan sekarang," katanya kepada Cycling UK.

Kini Declan bisa bersepeda ke mana-mana. Ia bersepeda tiap akhir pekan. Bukan hanya itu, Declan juga memungkinkan pergi ke sekolah dengan sepeda. "Ini luar biasa. Kami senang karena Declan bisa bersepeda dengan teman-temannya. Ini juga bagus untuk kepercayaan dirinya," tutur Siobhan.

Foto: Cycling UK

 

Populer

Tour de Suisse 2026-Etape 2: Gregoire Menang, Pogacar Gagal Mengejar
Tour de Suisse 2026-Etape 3: Narvaez Menang, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
B2CC Siap Menemani Cyclist yang Gowes ke Magetan 
Rute Pedih EJJ 2026 1.500 Km, Terobati Estetika JLS hingga Teksas
Bikepacking untuk Membuang Kejenuhan Bersepeda
Rayakan Hari Jadi, Freedom CC "Pemilukan" Jersey 2024
Unbound Gravel 2024 Makin Kejam, Pilihan Ban Makin Besar
SUB Luncurkan Jersey Edisi Ramadan Terbaru
Bentrok dengan Olimpiade 2024, Jadwal Tour de France Femmes Diubah
Nego Istri Demi Peugeot Mejeng di Ruang Keluarga