Usia 35 Tahun, Nibali Tegaskan Masih Belum Habis

| Penulis : 

Vincenzo Nibali tetap percaya diri meski sudah berusia 35 tahun. Nibali yakin bahwa usia hanya deretan angka. Walaupun tergolong pembalap senior, Nibali optimistis dapat memenangkan suatu event bergengsi pada tahun ini. 

Setelah menuntaskan pengabdian di tim Bahrain–Merida (sekarang Bahrain McLaren), Nibali memulai petualangan anyar bersama Trek–Segafredo. Nibali akan berkolaborasi dengan rider berpengalaman lainnya seperti, Bauke Mollema, Richie Porte, dan Mads Pedersen.

“Saya tidak terganggu ketika orang memanggilku tua. Mereka sudah mengatakannya itu selama tiga tahun terakhir,” ujar Nibali seperti yang dilansir Cyclingnews.

Nibali sebenarnya bukan pembalap tertua di tim Trek–Segafredo. Masih ada rider yang lebih tua darinya, yakni Koen de Kort. De Kort sudah berusia 37 tahun. Selain itu masih ada superstar tim Movistar, Alejandro Valverde

“Bagaimana dengan Valverde tuan yang malang, yang hampir berusia 40 tahun?” candanya. Dalam usia yang hampir kepala empat, Valverde berhasil menempati posisi kedua di La Vuelta a Espana 2019.

Olimpiade 2020, dan Giro d’Italia musim ini menjadi target besar Nibali. Bintang balap sepeda asal Italia tersebut sudah memutuskan untuk melewatkan Tour de France. Keputusan ini diambil demi merebut emas di Olimpiade 2020. 

Nibali absen Tour de France karena jeda waktu antara lomba itu dan Olimpiade hanya terpaut seminggu. Baginya, masih banyak ajang lain yang bisa dimanfaatkan sebagai pemanasan sebelum bertanding di Olimpiade 2020. “2020 adalah musim yang hebat untuk rider seperti saya,” sebutnya.

Terkait dengan Giro, Nibali akan bersaing dengan pembalap hebat, seperti Richard Carapaz (Movistar), Romain Bardet (AG2R La Mondiale), Simon Yates (Mitchelton-Scott), dan Jakob Fuglsang (Astana).

“Saya tidak tahu apakah saya akan menang. Akan tetapi, saya mempersiapkan dengan baik. Jadi saya pikir saya bisa melakukan sesuatu,” ujarnya.(mainsepeda)

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek MTB Terbaru, Softail atau Full Suspension?  
Merida Reacto V4, Tunggangan Baru Mark Cavendish
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Lapierre Persiapkan Sepeda Baru untuk Groupama-FDJ