Walaupun sudah berusia 34 tahun, Mark Cavendish diyakini masih belum habis. Cavendish masih ada, dan masih bisa berbuat sesuatu di lintasan balap. Itu lah sebabnya Bahrain McLaren tertarik memboyong Cavendish pada musim balap 2020 nanti.
 
Cavendish memiliki rekor 30 kali menjadi pemenang etape di Tour de France. Catatan apik ini ia bukukan pada periode 2008-2013, 2015, dan 2016. Hanya saja, ia mengalami periode buruk di Team Dimension Data sejak musim balap 2017.
 
Puncaknya ketika Cavendish tidak disertakan dalam komposisi pembalap Dimension Data pada Tour de France 2019. "Hal tersulit bukanlah kekalahan. Namun ketika disalahkan atas sesuatu yang tidak dapat Anda kendalikan," jelas Cavendish dalam wawancara dengan eks pembalap pro, Matt Stephens.
 
Cavendish menambahkan, musim yang buruk dengan serangkaian hasil minor secara tak langsung juga berdampak ke psikisnya. "Mengambil tekanan dan konsekuensi dari itu benar-benar berdampak pada kesehatan mental saya. Saya akan membicarakannya di masa depan," imbuhnya.
 
Cavendish patut berterima kasih kepada Rod Ellingworth. Mantan mentornya di tim nasional Inggris inilah yang mencoba menyelamatkan karier Cav, sapaan akrabnya. Ellingworth-lah yang mengajaknya bergabung ke tim Bahrain McLaren.
 
Dengan sokongan teknologi anyar dari tim Formula 1, McLaren, serta sentuhan tangan dingin Ellingworth, diyakini membuat Cavendish, serta keseluruhan tim Bahrain McLaren bisa berbuat sesuatu yang besar pada musim balap tahun depan.
 
"Saya percaya bahwa ia adalah salah satu pembalap terbaik di dunia. Saya yakin dia masih memilik ambisi untuk menyamai rekor Eddy Merckx," bilang Ellingworth seperti yang dilansir Cycling Weekly.
 
Ellingworth menambahkan, modal utama untuk menangani pembalap seperti Cavendish adalah membangun rasa percaya dirinya. Jika Cavendish dalam perorma terbaik, dia bisa berbuat banyak hal untuk tim. "Saya pikir fokusnya saat ini adalah memenangkan balapan," tutup Ellingworth.(mainsepeda)
 
Foto: Twitter Bahrain McLaren

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda