Jersey anyar Trek-Segafredo akan menggunakan bahan daur ulang. Hal ini untuk mengurangi dampak negatif ke lingkungan. Jersey tersebut telah diluncurkan di Rouleur Classic di London, Inggris, akhir Oktober lalu. 

Baca juga: Trek-Segafredo Kenalkan Jersey Baru di Rouleur Classic

Santini sebagai pemasok jersey untuk Trek-Segafredo menjelaskan, sudah tiba saatnya bagi mereka untuk memasukkan bahan daur ulang dalam jersey anyar. Mereka juga menggunakan hasil daur ulang botol plastik dalam jersey tersebut.

“Suplier kami menggunakan berbagai jenis kain daur ulang dalam beberapa tahun terakhir. Kini mereka sampai pada titik di mana kain daur ulang berorientasi teknis, dan kinerja seperti bahan non daur ulang,” jelas Direktur pemasaran Santini, Paola Santini.

Penggunakan jersey yang ramah lingkungan disambut positif oleh para pembalap Trek-Segafredo. “Sangat menyenangkan bahwa Santini berpikir untuk mengurangi kemasan plastik,” ujar Richie Porte, salah satu ujung tombak Trek-Segafredo.

“Dunia menjadi lebih sadar tentang bagaimana tim kami menggunakan plastik, dan bagaimana meminimalisasi jejak kaki kami. Setiap hal kecil yang dapat kami lakukan di dunia bersepeda, harus kami lakukan,” bilangnya.

Bukan hanya Richie Porte, pembalap tim putri Trek-Segafredo Tayler Wiles juga antusias dengan hal ini. “Saya sangat bangga memberi tahu ke semua orang bahwa jersey yang akan kami gunakan berbahan kain daur ulang,” katanya.

Tayler Wiles mengatakan bahwa menjadi sadar lingkungan adalah hal yang penting saat ini. Apalagi perubahan iklim telah terjadi, dan dampaknya terasa sangat nyata. Dunia sudah berbeda. Telah berubah.

“Bahkan lima tahun yang lalu orang tidak menyadari limbah yang diciptakan melalui dunia pakaian,” terangnya.(mainsepeda)

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek MTB Terbaru, Softail atau Full Suspension?  
Merida Reacto V4, Tunggangan Baru Mark Cavendish
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Lapierre Persiapkan Sepeda Baru untuk Groupama-FDJ