Situs crowdfunding seperti Indiegogo selalu menjadi tempat seru untuk menemukan inovasi-inovasi baru. Termasuk untuk sepeda dan komponennya. Kali ini, yang cukup menarik perhatian adalah Speednite. Sebuah stem "pintar" yang bisa konek pakai bluetooth, dilengkapi dengan integrated komputer dan lampu.

Stem dari Mega Unit Technology Ltd ini juga konek dengan lampu belakang yang bisa bekerja sebagai lampu sein, plus motion sensor untuk membuat lampu depan bergerak naik turun otomatis.

Pada dasarnya, Speednite bisa dipakai untuk berbagai jenis sepeda. Khususnya road bike, dengan diameter handlebar 31,8 mm. Bisa juga untuk handlebar 25,4 mm, dengan menggunakan adaptor.

Komputer dan lampu depan (plus indikator lain) terpasang pada stem ini secara langsung. Kemudian, ada motion sensor terpisah yang bisa dipasang di helm, untuk mendeteksi gerakan menikung, gerakan kepala, dan pengereman.

Lalu ada pula lampu merah belakang yang bisa berfungsi sebagai lampu sein. Lampu belok bisa menyala mengikuti gerakan kepala atau arah lampu depan. Lampu depan sendiri bisa bergerak naik turun sesuai kebutuhan "melihat" sang pemakai (mengikuti motion sensor tadi).

Semua fungsi ini bisa disetel dan dikoordinasikan menggunakan aplikasi di smartphone. Baterai di stem adalah 3000mAh lithium ion, sehingga bisa menyalakan lampu depan hingga 30 jam dalam sekali charge.

Sayangnya, sejauh ini Speednite baru tersedia dalam satu ukuran, yaitu 90 mm. Bobotnya juga lumayan, 446 gram.

Kalau Speednite berhasil dipasarkan, bukan tidak mungkin ini akan membuka peluang bagi perusahaan lain untuk membuat produk serupa! (mainsepeda)

        

 

 

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
Pulang dari Jerman, Ethan Batara Jatuh Cinta Event Sepeda Indonesia
Slovenia, Negeri Balap Sepeda Tertua yang Terlupakan
Febrianta Heru Ngeloop 1.500 Km di PIK 2 Loop Selama 102 Jam
Sayang Istri, dr Ferryzal Rela Berpartisipasi di EJJ 2024 600 Km