Samuele Battistella

Juara dunia road race U-23 Samuele Battistella akan memulai karir profesionalnya tahun depan. Rider asal Italia itu dipromosikan dari NTT Continental Cycling Team menuju NTT Pro Cycling pada musim balap 2020 nanti.

Battistella merupakan salah satu pembalap yang lahir dari rahim NTT Continental Cycling Team. Tim ini berisikan para pembalap muda yang dikembangkan serta dipersiapkan untuk masuk ke skuad utama NTT Pro Cycling.

“Tim ini (NTT Continental Cycling Team, Red) semakin kuat dari tahun ke tahun. Dan mencapai puncaknya ketika Samuele Battistella menjadi juara dunia 2019,” kata kepala tim NTT Pro Cycling, Doug Berkuet.

”Sekarang Battistella bergabung dengan NTT Pro Cycling untuk membalap di WorldTour,” imbuh Berkuet dalam siaran resmi tim.

Battistella akan membalap untuk NTT Pro Cycling hingga musim balap 2021 mendatang. Battistella bukan satu-satunya pembalap muda yang dipromosikan ke tim NTT Pro Cycling. NTT Continental juga meluluskan Matteo Sobrero ke tim utama. Sobrero adalah juara nasional ITT Italia U-23.

Matteo Sobrero

”Setiap tahun kami datang ke tim ini. Mencari pembalap dan merekrutnya ke tim utama kami. Setiap tahun satu-dua pembalap naik menjadi 'neo-pro',” imbuhnya. Neo-pro adalah kontrak pro pertama untuk pembalap. Durasinya minimal dua tahun.

Sedangkan tiga pembalap lain, yakni Alexander Konychev gabung tim WorldTour Mitchelton-Scott, Mulu Hailemichael menuju Team Delko Marseille Provence, dan Luca Mozzato merapat ke Vital Concept–B&B Hotels.

Sebagai gantinya, NTT Continental Cycling Team mengumumkan sebelas rekrutan anyar. Seperti Samuele Rubino (19 tahun), Leonardo Marchiori (21 tahun), Riccardo Bobbo (20 tahun) dan Mattia Guasco (19 tahun). Keempatnya dari Italia.

Mereka juga merekrut Marc Pritzen (20 tahun/Afrika Selatan), Henok Mulueberhan Salomon (19 tahun/Eritrea), dan Negasi Abreha (19 tahun/Ethiopia). Sedangkan slot terakhir akan menjadi milik pemenang Zwift Academy yang diumumkan Desember nanti.

Selain itu, NTT Continental Cycling Team mempertahankan tiga pembalap muda, yaitu Conor Brown (21 tahun/Afrika Selatan), Natnael Tesfazion (20 tahun/Eritrea), dan Martin Lavric (20 tahun/Slovenia).

“2020 adalah tahun yang luar biasa bagi tim pengembangan. Pembalap yang terdaftar di tim pengembangan dapat berpartisipasi dalam UCI ProSeries atau ‘Class 1’ kapan saja pada musim ini," jelas Berkuet.

Manajer itu NTT Continental Cycling Team, Kevin Campbell mengaku senang dapat melanjutkan program pengembangan pembalap muda dengan mitra baru, yakni NTT. Campbell berharap timnya meraih sukses pada musim depan.

"Musim 2019 adalah tahun yang sukses bagi kami. Kami berharap membangun keberhasilan ini dengan pembalap baru, dan ber berbakat dari Afrika, dan Italia. kami percaya pada bakat mereka, dan kami berharap dapat membantu mereka tumbuh sebagai atlet, dan sebagai manusia," ujarnya.(mainsepeda)

Foto: Twitter NTT Pro Cycling

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Paris-Roubaix 2025, Ring Pertarungan Termegah Pogi Vs Van der Poel
Cavendish Menang, Van der Poel Bawa Maglia Rosa ke Italia
Misi "Unfinished Business" Simon Yates di Giro d'Italia
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)