Trek-Segafredo menjadi tim WorldTour pertama yang meluncurkan jersey 2020. Perkenalan jersey baru bikinan Santini itu dilakukan di Rouleur Classic di London, Inggris, Kamis malam waktu setempat (31/10).

Trek-Segafredo me-launching dua jersey sekaligus. Untuk putra dan putri. Lizzie Deignan didaulat sebagai peraga jersey putri. Sedangkan jersey putra dikenakan oleh rider asal Italia, Giulio Ciccone.

Jersey untuk tim putra tak lagi didominasi oleh warna merah seperti musim lalu. Kali ini mereka memilih putih sebagai warna utama. Warna merah hanya tampak di dada untuk menampilkan sponsor utama tim, yakni Trek dan Segafredo.

Lengan baju bercorak hitam dengan dua garis putih di ujung lengan. Sekilas, jersey ini amat mirip dengan jersey putih yang mereka kenakan di Tour de France 2019. Bedanya, tak ada warna hitam di lengan.

Jersey cantik ini akan dikenakan oleh para pembalap Trek-Segafredo musim depan. Seperti Vincenzo Nibali, Bauke Mollema, Giulio Ciccone, Richie Porte, dan sang juara dunia road race 2019, Mads Pedersen.

Sementara itu, jersey untuk tim putri dibuat mirip dengan versi 2019. Santini sebagai penyuplai jersey mempertahankan warna biru gelap pada bagian atas. Bagian bawahnya bercorak saling-silang gradasi warna dari biru gelap ke biru terang.

Selaras dengan bagian dada, warna kerahnya juga biru gelap. Kombinasi warna putih di tempatkan di bagian lengan. Terdapat dua garis hitam di ujung lengannya.(mainsepeda)

Foto: Trek-Segafredo

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas
Kediri Dholo KOM 2024: Kisah di Balik Simpang Lima Gumul