Merek wheelset asal Jerman, Lighweight, selalu memberi jaminan untuk pembelinya. Selain terkenal stiff (kaku), juga selalu membantu meringankan sepeda sekaligus sangat menipiskan dompet. Mulai November 2019 ini, mereka punya beberapa produk baru untuk terus menggerus isi rekening penggemarnya.

Lightweight telah merilis empat varian wheelset yang dinamai “Generation EVO.” Yaitu rangkaian produk pertama mereka yang bisa mengkombinasikan ban tubeless dengan hub disc brake unik berbentuk pentagonal.

Hub ini menggunakan internal dari DT-Swiss, jadi membuatnya kompatibel dengan segala sistem as roda, memudahkan penggantian freehub untuk segala model grupset.

Lightweight mengklaim telah menggunakan layup (tatanan) karbon baru. Sehingga kekuatan seri Generation EVO ini bertambah, membuatnya mampu digunakan di arena yang sekarang paling ngetren di dunia: Gravel.

Empat varian Generation EVO ini adalah: Meilenstein EVO, Wegweiser EVO, Fernweg EVO 63, dan Fernweg EVO 85.

Dari kiri ke kanan: Meilenstein EVO, Wegweiser EVO, Fernweg EVO 63, dan Fernweg EVO 85.

Meilenstein merupakan model paling populer di deretan produk Lighweight. Meilenstein EVO melanjutkan bentuk dasarnya, yaitu V-section 48 mm. Lebar tapaknya kini relatif modern, yaitu 24 mm external dan 18 mm internal, membuatnya bisa dipasangi ban lebar untuk kebutuhan gravel dan cyclocross. Bobotnya masih sangat ringan, 1.380 gram per pasang. Batasan bobot pemakai masih sama, yaitu 120 kg kombinasi pengendara dan sepedanya.

Wegweiser EVO memiliki profil sedikit lebih kecil, yaitu rim 36 mm. Membuatnya secara aero lebih fleksibel untuk segala kebutuhan. Namun, ini adalah versi “termurah” Lightweight (masih sangat mahal), karena rim-nya dibuat memakai robot, bukan tangan manusia. Jadi, bobotnya sedikit lebih berat, jadi 1.450 gram sepasang. Bobot pemakai juga masih dibatasi 120 kg pengendara plus sepeda.

Sedangkan Fernweg EVO merupakan yang paling aero. Bentuknya U-shaped, sehingga lebih mampu membelah angin dengan tetap mengoptimalkan stabilitas saat diterpa angin samping. Ada dua pilihan, yaitu yang 63 mm (1.695 gram) atau 85 mm (1.765 gram). Lagi-lagi ada batas bobot 120 kg.

Kedua model Fernweg EVO ini bisa jadi pilihan populer bagi penggemar time trial atau triathlon berkocek tebal. Karena termasuk yang paling mahal di barisan Lightweight. Seberapa mahal? Tidak perlu ditulis di sini, gampang kok nggugle-nya.(mainsepeda)

Populer

Vuelta a Espana 2026-Etape 21: Enric Mas Juara, Johannessen Menang di Granada
Race Around Java: Keliling Jawa 3.000 Km, Total Nanjak 30.000 Meter
Isaac del Toro Juara GP Montreal 2026, Sinyal Kuat Jelang Kejuaraan Dunia
Samar Wulu, Komunitas Tuan Rumah yang Siap Sambut Peserta Nggravel Glenmore 2026
Azrul Ananda Bagi Tips buat Calon Peserta Nggravel Glenmore 2026
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
3 Cyclist Senior Siap Taklukkan Nggravel Glenmore 2026, Usia Bukan Halangan!
Race Around Java 2024: Citra Dewi Juara, Rekor Ultra Indonesia 3.000 Km dalam 10 Hari
Tour de Surakarta Digelar 10 Oktober 2026, Siap-Siap Nikmati Keindahan dan Kenyamanan Solo
Taklukkan Tour of Flanders 2026, Pogacar Jaga Asa Misi Monument Slam