Mads Pedersen adalah juara dunia baru. Pembalap 23 tahun asal Denmark itu pun mendapatkan pakaian dan tunggangan baru. Berhiaskan pelangi UCI, simbol seorang world champion.

Berdasarkan cerita timnya, Trek-Segafredo, dandanan dan tunggangan baru itu dikebut pembuatannya hanya dalam hitungan hari. Begitu Pedersen melintasi garis finis di Inggris sebagai juara dunia pada Minggu, 29 September lalu, telepon segera bersahutan untuk menyiapkan segala hal baru.

Sebab, Pedersen sudah harus mengenakannya di lomba berikutnya. Yaitu Tour d’Eurometropole Sabtu ini (5 Oktober) di Belgia. Itu berarti, frame Trek Madone barunya sudah harus dikirim dari Amerika Serikat ke markas tim di Belgia pada Kamis siang (3 Oktober). Harus dirakit sore itu juga, lalu dibawa ke lokasi lomba.

Begitu pula dengan jersey buatan Santini. Kebetulan, Santini adalah sponsor UCI World Championships sekaligus sponsor Trek-Segafredo. Jadi koordinasinya sedikit lebih ringkas. Pada Jumat, seragam baru itu sudah harus tiba di Belgia dari Italia.

Menurut Matt Shriver, technical director Trek-Segafredo, pihaknya langsung menelepon semua pihak terkait hanya beberapa menit setelah Pedersen melintasi garis finis. Khususnya Brian Lindstrom, creative director di produsen sepeda Trek.

“Pada Senin pagi (setelah kejuaraan dunia, Red), kami mengadakan rapat cepat untuk menentukan sepeda unik apa, dan detail apa, yang kami inginkan untuk juara dunia kami yang pertama,” ungkap Shriver.

Hasilnya cukup seru. Sepeda Trek Madone SLR Disc berwarna putih dengan aksen pelangi UCI, lalu dihiasi tulisan-tulisan “All or Nothing” dan “Underdog” untuk menyampaikan segala ucapan Pedersen setelah jadi juara dunia.

Begitu selesai, frame set itu dikirim dari Waterloo, Wisconsin, Amerika Serikat, menuju markas tim di Belgia. Tiba Kamis pukul 14.00 siang, lalu dirakit dan selesai pada pukul 18.00.

Seragam baru dari Italia ditenteng langsung oleh para petinggi tim dari Italia. Seragam baru itu baru bisa diproduksi pada hari Rabu, karena desainnya harus lebih dulu mendapatkan persetujuan dari UCI.

Begitu semua siap, Jumat pagi (4 Oktober) semuanya sudah ada di hotel tim di Belgia. Hari itu, Pedersen mengaku seperti mendapatkan kado Natal.

“Begitu saya tiba di hotel siang itu, saya langsung ke truk tim untuk melihat sepeda baru saya. Rasanya luar biasa. Begitu cantik dengan begitu banyak detail yang sangat personal. Saya langsung membawanya keliling, kali pertama menggunakan seragam baru. Orang-orang terus menekan klakson dan memotret saya,” tuturnya.

Pedersen akan terus mengenakan jersey pelangi UCI ini selama setahun. Sampai ditentukan lagi juara dunia 2020. (mainsepeda)

Foto-foto: Trek-Segafredo

Populer

Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping
Tour de France 2026-Etape 15: Evenepoel Taklukkan Pogacar di Plateau de Solaison
Jonas Vingegaard Out dari Tour de France 2026 karena Patah Tulang Selangka
Sambut KAI Ngebel KOM 2026, Pemkot Madiun Siap Berikan Dukungan Lintas Sektor
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Tour de France 2026-Etape 14: Pogacar Melesat, Vingegaard Tertinggal 4 Menit
Komunitas yang Merangkul Semua Klub Sepeda