Primoz Roglic punya ambisi besar memenangi Vuelta a Espana 2019. Beberapa insiden sempat menghambatnya pada sembilan etape pertama lomba. Akhirnya, pada Selasa (3 September), pembalap Slovenia itu berhasil meraih puncak general classification (GC). Dia melakukannya setelah mendominasi Etape 10, berupa individual time trial sejauh 36,2 km di Kota Pau, Prancis.

Roglic, yang membela Jumbo-Visma, melahap rute naik-turun dan berliku itu dalam waktu 47 menit dan 5 detik. Dia adalah satu-satunya pembalap yang mampu berkecepatan rata-rata di atas 46 km/jam! Patrick Bevin (CCC Team) finis di urutan kedua, 25 detik lebih lamban.

Bila dibandingkan dengan para unggulan GC lain, catatan waktu Roglic benar-benar tak tersentuh. Tadej Pogacar (UAE Team Emirates) dan Alejandro Valverde (Movistar) sama-sama kalah sekitar 1,5 menit. Miguel Angel Lopez (Astana) kalah dua menit. Terburuk adalah Nairo Quintana (Movistar), yang mengenakan red jersey di Etape 10. Pembalap Kolombia itu kalah lebih dari 3 menit!

“Dalam setiap time trial kita selalu mencoba untuk melaju secepat mungkin, misi saya hari ini sama,” kata Roglic, mantan atlet ski jumping, secara sederhana usai etape ini.

Roglic sekarang memuncaki GC dengan selisih cukup jauh dengan pesaing terdekat. Alejandro Valverde kini di urutan dua, minus 1 menit dan 52 detik. Disusul Miguel Angel Lopez, minus 2 menit dan 11 detik. Quintana melorot ke urutan empat GC, minus 3 menit. Tak jauh di atas Pogacar, yang minus 3 menit dan 5 detik di belakang Roglic.

Dengan hasil Etape 10 ini, Roglic dan Jumbo-Visma akan menghadapi 11 etape yang tersisa dengan misi jelas. Mengendalikan peloton dan mempertahankan pimpinan GC. Khususnya di etape-etape gunung, di mana Movistar dan Astana punya kekuatan hebat.

Mereka tidak boleh lengah. Seperti ketika terjatuh di team time trial (TTT) saat etape pembuka. Roglic juga tidak boleh lengah, saat sempat tergelincir saat hujan di Etape 9.

Strategi bertahan itu sudah akan dimulai di Etape 11 Rabu ini (4 September), dalam etape 180 km dari Saint-Palais menuju Urdax. Etape ini membawa peloton kembali ke perbatasan Spanyol, dan memiliki karakter rolling alias naik-turun walau tanpa tanjakan panjang.

Di atas kertas, ini etape ideal untuk barisan breakaway. Jumbo-Visma harus memastikan tidak ada pesaing GC yang lepas jauh di depan peloton utama. (mainsepeda)

Hasil Etape 10 Vuelta a Espana 2019 (Top Ten)

1. Primoz Roglic (Slovenia) Team Jumbo-Visma    0:47:06

2. Patrick Bevin (Selandia Baru) CCC Team    0:47:30

3. Rémi Cavagna (Prancis) Deceuninck-QuickStep    0:47:32

4. Lawson Craddock (AS) EF Education First    0:47:53

5. Nelson Oliveira (Portugal) Movistar Team    0:48:07

6. Pierre Latour (Prancis) AG2R La Mondiale    0:48:19

7. Thomas De Gendt (Belgia) Lotto Soudal    0:48:26

8. Marc Soler (Spanyol) Movistar Team    0:48:27

9. Dylan Teuns (Belgia) Bahrain-Merida    0:48:33

10. Daniel Martinez (Kolombia) EF Education First    0:48:33

General Classification usai 10 dari 21 Etape

1. Primoz Roglic (Slovenia) Team Jumbo-Visma 36:05:29

2. Alejandro Valverde (Spanyol) Movistar Team + 1:52

3. Miguel Angel Lopez (Kolombia) Astana + 2:11

4. Nairo Quintana (Kolombia) Movistar Team + 3:00

5. Tadej Pogacar (Slovenia) UAE Team Emirates + 3:05

6. Carl Fredrik Hagen (Norwegia) Lotto-Soudal + 4:59

7. Rafal Majka (Polandia) Bora-Hansgrohe +5:42

8. Nicolas Edet (Prancis) Cofidis Solutions Credits + 5:49

9. Dylan Teuns (Belgia) Bahrain-Merida + 6:07

10. Wilco Kelderman (Belanda) Team Sunweb + 6:25

Foto : Bettini Photo

 

Populer

In This Economy, Ternyata Ini Alasan Para Peserta Ketagihan Ikut Bromo KOM, Ada yang 12 Kali Ikut!
12 Tahun Bromo KOM, Tetap Melahirkan Debutan yang Penasaran Menaklukkan Wonokitri
Berburu Momen Terbaik di Bromo KOM 2026? Tenang, Puluhan Fotografer Siap Rekam Aksi Peserta
Ewakobro, ”Rumah” Megah Pecinta Brompton Makassar
Bromo KOM 2026: Catat Jadwal, Lokasi, dan Alur Pengambilan Race Pack
Terbang dari Australia Demi Bromo KOM, Sepeda Cyclist Ini Malah Tertinggal Saat Transit di Singapura
Trek MTB Terbaru, Softail atau Full Suspension?  
Merida Reacto V4, Tunggangan Baru Mark Cavendish
Cukur Bulu Kaki Anda (dan Mengapa Itu Bermanfaat)
Lapierre Persiapkan Sepeda Baru untuk Groupama-FDJ