ETAPE 4 Tour de Indonesia 2019 menjadi panggung bagi para climber. Dua perlombaan king of mountain (KOM), termasuk tanjakan maut di Paltuding Ijen, membuat mereka merangsek ke papan atas. Sebaliknya, para sprinter harus merelakan posisi mereka tergusur di papan atas general classification.

Trio climber Metkel Eyob (Trengganu Cycling Team), Thomas Lebas (Kinan Cycling Team), dan Amir Kolahdouz (Taiyuan Moigee Cycling Team), menguasai top three. Eyob menjadi yang tercepat dengan 4 jam 16 menit 33 detik. Dia finis bersamaan dengan Lebas, sehingga tidak ada gap di antara kedua pembalap itu. Sedangkan Kolahdouz terpaut 50 detik dari Eyob.

Meski finis kedua, itu sudah cukup bagi Lebas untuk menguasai general classification. Dia meroket ke puncak klasemen dari sebelumnya menduduki peringkat ketujuh setelah etape 3. Total, Lebas membukukan 16 jam 26 menit 3 detik.

Angus Lyons (Oliver Real Foot Racing) yang sebelumnya menguasai green jersey sebagai tanda pemuncak general classification, kini tergusur ke peringkat kedua. Dia terpaut 1 menit 37 detik dari Lebas.

Sukses Lebas merebut puncak klasemen tak lepas dari manuvernya di 10 kilometer terakhir jelang finis. Ketika perlombaan melewati lintasan menanjak menuju Paltuding Ijen. Bersama Eyob, dia melepaskan diri dari rombongan dan terus memimpin jalannya lomba hingga finis.

Dalam perjalanan merebut posisi kedua di etape keempat, Lebas memenangi dua perlombaan king of mountain (KOM) yang ada di etape tersebut. Sekaligus mengantarkan dia merebut blue jersey sebagai raja tanjakan.

”Ini bukan etape yang mudah buat saya. Tapi saya punya tim yang bagus dan kami akan coba untuk mempertahankan ini. Di Jepang ada Gunung Fuji yang juga sulit, tapi mungkin ini adalah tanjakan yang paling sulit yang pernah saya rasakan,” ucap Lebas.

Sementara itu, gelar pembalap Asia terbaik yang berhak menguasai yellow jersey masih dipegang Goh Choon Huat ( Trengganu Cyling Team). Dia tampil konsisten, sehingga menguasai jersey itu sejak etape pertama. Sedangkan pembalap Indonesia terbaik masih dikuasai Aiman Cahyadi (PGN Road Cycling Team).(*)

 

 

Hasil Etape 4
(Sepuluh Besar)

1. Metkel Eyob, Terrengganu Cycling Team, 4 jam 16 menit 33 detik
2. Thomas Lebas, Kinan Cycling Team, +0 detik
3. Amir Hagh Kolahdouz, Taiyuan Miogee Cycling, +50
4. Marcos Fernandez Garcia, Kinan Cycling Team, +1:24
5. Benjamin Dyball, Team Sapura Cycling, +1:44
6. Drew Morey, Trengganu Cycling Team, +1:51
7. Jesse Ewart, Team Sapura Cycling, +3:21
8. Cristian Raileanu, Team Sapura Cycling, +3:23
9. Salvador Tora Guardiola, Kinan Cycling Team, +5:03
10. Thanakhan Chaiymsombat, Thailand Cycling Continental +5:03

 

General Classification
(Setelah Etape 4, Sepuluh Besar) 

1. Thomas Lebas, Kinan Cycling Team, 16 jam 26 menit 03 detik
2. Angus Lyons, Olivers Real Food Racing Team, +1:37 detik
3. Cristian Raileanu, Team Sapura Cycling, +3:27
4. Jesse Ewart, Team Sapura Cycling, +4:36
5. Metkel Eyob, Trengganu Cycling Team, +5:10
6. Goh Choon Huat, Terengganu Cycling Team, +5:22
7. Jeroen Meijers, Taiyuan Miogee Cycling, +5:58
8. Aiman Cahyadi, PGN Cycling Team +8:44
9. Ryan Cavanagh, St. George Continental Cycling Team, +9:51
10. Genki Yamamoto, Kinan Cycling Team, +10:12

 

 

Populer

Lawan Arus Mudik Mesin, 57 Pesepeda Pulang Kampung Lebaran Bersepeda
Jersey Nggravel Blitar 2026: Memadukan Keindahan Rute dengan Estetika Seni Van Gogh
Kisah LeBron James dan Kecintaannya pada Sepeda
Paris Nice 2026: Hapus Penasaran, Jonas Vingegaard Rengkuh Gelar Perdana
Tips Memperkuat Otot dengan Gym
Ini Kalender Event Mainsepeda 2026 - Tantangan untuk Segala Jenis Sepeda!
Isaac del Toro Segel Gelar Juara Umum Tirreno-Adriatico 2026
Vee Gusti dan Juwanto Jawara Tour de Manado 2018
Nggravel Blitar 2026: Rekomendasi Hotel dan Moda Transportasi
Tirreno-Adriatico 2026-Etape 3: Tobias Lund Andresen Kalahkan Dominasi Sprinter Kelas Atas