Tragedi menerpa etape ketiga Tour de Pologne (Polandia), sebuah ajang WorldTour, Senin lalu (5 Agustus). Bintang muda Lotto-Soudal, Bjorg Lambrecht, dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat etape itu hanya tersisa sekitar 50 km.

Detail bagaimana dia terjatuh masih kabur. Etape ini tergolong sangat flat (datar), namun hujan lebat turun dan membuat jalanan licin. Rupanya, pembalap 22 tahun asal Belgia itu menghantam dinding beton di dekat kota Zory.

Tim dokter mencoba menyelamatkannya di sisi jalan, kemudian membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun, dia meninggal dunia saat menjalani operasi. Kabar buruk ini diterima peloton lomba saat mencapai garis finis di Zabrze.

“Kami tidak tahu bagaimana dia terjatuh. Yang jelas kejadiannya di jalan yang sangat datar. Kami mencoba mengembalikan denyut jantungnya, lalu kami memanggil helikopter. Namun kondisinya begitu serius sehingga tidak mungkin mengangkutnya. Kami pun terus mencoba mempertahankan hidupnya. Kemudian terus melakukannya di dalam ambulans dalam perjalanan ke rumah sakit. Tapi dia meninggal saat operasi di rumah sakit,” cerita Ryszard Wisniewski, race doctor Tour de Pologne.

Nama Lambrecht saat ini memang belum terlalu bergaung. Tapi dia tergolong calon superstar masa depan. Dia adalah runner-up di kejuaran dunia U23 pada 2018. Dan di tahun pertamanya di WorldTour ini, dia telah meraih beberapa hasil istimewa. Termasuk meraih white jersey sebagai pembalap muda terbaik di Criterium du Dauphine, Juni lalu.

Pada 2017, dia juga pernah finis kedua di Tour de l’Avenir, di belakang bintang muda Kolombia Egan Bernal. Kita semua sekarang tahu, Bernal adalah juara Tour de France 2019 di usia 22 tahun.

Tim Lotto-Soudal tentu terpukul dengan kabar ini. Apalagi, mereka baru saja memperpanjang kontrak Lambrecht hingga dua tahun ke depan. “Ini adalah tragedi terburuk yang mungkin terjadi pada keluarga, teman, dan rekan setim. Rest in peace Bjorg,” tulis Lotto-Soudal lewat media sosial.

Tour de Pologne sendiri terus berlanjut. Namun, segala seremoni di penghujung Etape 3 dibatalkan. Kemudian, Etape 4 Selasa ini (6 Agustus) diperpendek menjadi 133,7 km, serta catatan waktu pembalap untuk general classification (GC) dinetralisir. (mainsepeda)

Populer

Tour de France 2026-Etape 17: Philipsen Menang, Duel Green Jersey Makin Sengit
Florian Lipowitz Cedera dan Harus Tinggalkan Tour de France 2026
Kolom Azrul Ananda: Misteri Tanjakan Bromo
Tour de France 2026-Etape 16: Evenepoel Tercepat di ITT, Pogacar Pertahankan Jersey Kuning
Tour de France Terapkan Tes Anti-Doping Massal, Semua Pembalap Diperiksa ITA
Cyclist Favorit: Kisah Patricia Membelah Pulau Sulawesi
Tour de France 2026: UCI Pertahankan Tes Doping Dini Hari Meski Panen Kritik
Buat Ngebel KOM 2026, PT KAI Siapkan Kereta Khusus dan Layanan Bagasi Sepeda
HRV di Atas 200! Rahasia Kebugaran dan Recovery Supernya Mathieu van der Poel
Pogacar Sedih Vingegaard Out dari Tour de France, Singgung Tes Anti-Doping